oleh

Seorang Gadis Diketahui Meninggal Di Depan Kantor Desa Sarongan

BANYUWANGI- Peristiwa orang meninggal dunia di Dusun Krajan Desa Sarongan, kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi. Pada hari Senin tanggal 28 Februari 2022 sekira pukul 20.30 Wib.

Kapolsek Pesanggaran AKP Subandi mengatakan memang benar anggota SPKT Polsek Pesanggaran telah menerima informasi dari masyarakat bahwa telah ditemukan seseorang dalam keadaan meninggal dunia di depan Kantor Balai Desa Sarongan, Dusun Krajan Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Banyuwangi.

Korban Miftakhul Asrosiyah (21) jelis perempuan Dusun Krajan RT. 1 RW. 1 Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi.”kata Kapolsek Pesanggaran AKP Subandi.

AKP Subandi Menjelaskan Kronolgis kejadian Pada hari Senin tanggal 28 Februari 2022 sekitar pukul 20.00 Wib Korban berniat menjemput temannya yang berada di wilayah Desa Sarongan dengan mengendarai sepeda motor.

Setelah sampai di depan Kantor Balai Desa Sarongan, Korban sempat berhenti sejenak karena merasakan sakit di bagian dada dan tidak lama kemudian Korban jatuh tersungkur hingga wajah terbentur dengan aspal.

Tidak lama kemudian datang Matasin (Saksi) membantu menolong Korban yang sudah tergeletak dalam keadaan lemas, selanjutnya warga sekitar turut membantu untuk memeriksa kondisi Korban yang diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia, kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Pesanggaran, Banyuwangi.”jelasnya.

Masih AKP Subandi menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan tubuh bagian luar oleh petugas kesehatan setempat Tenaga Medis,
Berikut hasil pemeriksaan Tidak ada bekas jeratan, bekas benda tumpul dan sayatan.Terdapat luka lecet di bagian pipi sebelah kiri. diperkirakan meninggal dunia karena sakit.

Bahwa telah ditemukan orang dalam keadaan meninggal dunia di depan Kantor Balai Desa Sarongan, diketahui Korban hendak menjemput temannya namun didalam perjalanan Korban mengalami sakit dada sehingga terjatuh kemudian meninggal dunia.

Menurut keterangan Ibu kandung Korban, bahwa akhir-akhir ini Korban mengeluh sakit pada bagian dada dan perut namun tidak kujung berobat di pelayanan kesehatan setempat sehingga tidak diketahui pasti apa penyakit yang diderita Korban.

Meninggalnya Korban diduga karena sakit dan pada saat dilakukan pemeriksaan tubuh bagian luar oleh petugas medis bahwa tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan.

Pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan visum terhadap Korban dibuatkan surat pernyataan, karena menganggap bahwa kejadian tersebut merupakan takdir Tuhan, selanjutnya Korban di makamkan di TPU sesuai adat setempat. (Jaenudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *