oleh

Optimalkan Fungsi TI, Ditjen Pemasyarakatan Gelar Webinar TI

BANYUWANGI – Dalam upaya mewujudkan Pemasyarakatan yang berbasis Teknologi Informasi (TI), Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menggelar Webinar TI dengan mengusung tema “Transformasi Digital Pemasyarakatan Semakin PASTI Melayani”, Selasa (19/4/2022).

Lapas Banyuwangi turut berpartisipasi mengikuti kegiatan tersebut melalui sambungan virtual yang bertempat di Ruang Rapat Utama Sahardjo. Kegiatan tersebut digelar sebagai salah satu rangkaian agenda dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-58 yang akan memasuki puncaknya pada tanggal 27 April mendatang.

Webinar dibuka langsung oleh Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga. Kegiatan kali ini menghadirkan beberapa narasumber yang antara lain, Dosen Universitas Gunadharma Miftah Andriansyah, Analis Kebijakan Muda Kemenpan RB Hamzah Fansuri dan Sandiman Muda BSSN Yan Hadynoer.

Dalam sambutannya, Reynhard berharap dengan digelarnya Webinar TI tersebut dapat menggugah seluruh satker Pemasyarakatan untuk memberikan layanan dengan memanfaatkan Teknologi Informasi.

IMG-20220420-WA0024

“Dengan Teknologi Informasi diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih terbuka kepada masyarakat dan membangun budaya kerja sistem pemerintahan berbasis elektronik melalui peningkatan pengetahuan dan mengembangkan kemampuan serta kompetensi sumber daya manusia dibidang teknologi, ” ujar Reynhard.

Sementara itu, Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto mengungkapkan bahwa di Lapas Banyuwangi telah menerapkan pemanfaatan TI untuk memberikan kemudahan layanan terhadap masyarakat.

“Kami telah terbitkan aplikasi berbasis web yang bernama PASWANGI, jadi melalui aplikasi tersebut masyarakat bisa melakukan pengajuan integrasi secara online. Bahkan yang terbaru, kami manfaatkan aplikasi PASWANGI untuk mengirimkan bukti penerimaan barang titipan kepada masyarakat yang mengirimkan barang kepada keluarganya di dalam Lapas, ” terang Wahyu.

Lebih lanjut Wahyu mengaku akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat maupun warga binaan dengan memberikan pelayanan yang transparan, cepat dan mudah.

“Kami selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kami, baik kepada masyarakat luar maupun kepada warga binaan, karena memberikan pelayanan yang terbaik merupakan salah satu tugas yang kami emban, ” pungkas Wahyu.(Jaenudin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *