Banyuwangi Culture Every Week ( BCE ) bisa dinikmati oleh masyarakat dan bagi wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi, setiap akhir pekan akan disuguhkan berbagai atraksi seni dan budaya. Menariknya, atraksi tersebut ditampilkan pelajar-pelajar Banyuwangi dalam Banyuwangi Culture Every Week ( BCE ). Event tersebut digelar setiap akhir pekan. Pelajar SD hingga SMA dari berbagai kecamatan di Banyuwangi secara bergiliran akan menampilkan beragam atraksi seni dan budaya.
Banyuwangi Culture Everyweek (BCE) yang digelar pada Sabtu, 18 Juni 2022 ini menjadi festival yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dengan melibatkan sinergitas stekholder terkait di Terminal Pariwisata Terpadu, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi.
Diawali Menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dirangkai Santunan Yatim-Piatu oleh Sekretaris Kecamatan Rogojampi, sebelum memberikan sambutan sekaligus membuka acara Banyuwangi Culture Everyweek, melibatkan para pelajar SD/MI, SMP, dan SMA/SMK se-Kecamatan Rogojampi. Even gelaran seni budaya khusus pelajar ini menampilkan ragam atraksi seni tradisi Banyuwangi yang ditampilkan secara bergilir oleh pelajar di Banyuwangi.
Banyuwangi Festival 2022 diselenggarakan secara offline dan dapat disaksikan secara online melalui aplikasi Banyuwangi Tourism atau kanal Youtube Banyuwangi Tourism. Sementara untuk pelaksanaan BCE akan dilaksanakan rutin setiap hari Sabtu mulai pukul 15.00 hingga pukul 17.00 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid 19
Eksplor para talen pelajar kembali menggeliat seolah rindu dengan pementasan seni terhenti akibat pandemi covid-19. Setidaknya terdapat puluhan jenis karya seni pertunjukan seperti tari, musikalisasi puisi, lagu yang ditampilkan oleh seniman yang mengeksplorasi karyanya berkolaborasi dengan pelajar mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA/ SMK ) se Kecamatan Rogojampi.
“Banyuwangi Culture Every Week ini menampilkan ragam atraksi seni budaya dan tradisi yang ada di Kecamatan Rogojampi melibatkan seniman yang berkolaborasi dengan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA/ SMK ) di Kecamatan Rogojampi untuk masyarakat Banyuwangi di Terminal Pariwisata Terpadu – Sobo Banyuwangi, ” tutur Edy Basuki, M.Si , Sekretaris Kecamatan Rogojampi
Edy Basuki juga menyampaikan permohonan maaf dalam acara pembukaan ini, Bupati Ipuk Festiandani Anas dan Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah, juga Camat Rogojampi belum bisa hadir secara langsung karena masih menghadiri agenda kegiatan lain.
”Ibu bupati menginginkan sebuah kebersamaan , kolaborasi dan sinergitas dalam rangka menumbuh kembangkan semangat, ide brilian guna membangun Banyuwangi, dengan menggaungkan Banyuwangi Rebound, ” katanya.
Dia juga mengajak seluruh penonton yang hadir untuk meneriakkan yel-yel yang sudah dicanangkan Camat *Rogojampi Bisa* ( Bangkit Inovatif Sinergitas Amanah )
Acara dimulai dengan santunan yatim piatu itu juga menampilkan sejumlah atraksi seni budaya yang dimainkan oleh duta seni pelajar, di antaranya penampilan tarian jejer jaran Dawuk dan tari Ciblunganyang ditampilkan oleh perwakilan gugus pelajar SD Negeri se-Kecamatan Rogojampi, tari Cakup ( juara 1 tingkat SD ; Festival Cipta Tari Kreasi Kab. Banyuwangi-2022 )
yang ditampilkan oleh SDN Lemahbang Dewo . Ada juga penampilan pelajar MI Islamiyah Rogojampi yang menampilkan musikali puisi gubahan Rosyidah,
S.Pd berjudul Banyuwangi Rebound oleh 3A: Alea, Atika dan Ahmad
Selain pelajar SD juga ada penampilan pelajar dari SMPN 1 Rogojampi yang menampilkan tari Kebo landho ,SMPN 2 Rogojampi dengan tari Kembang Kemangi ( juara 1 tingkat SMP ; Festival Cipta Tari Kreasi Kabupaten Banyuwangi-2022 ) dan tari Jakripah dari SMPN 3 Rogojampi . Sedangkan Duta seni pelajar SMK PGRI Rogojampi menampilkan Jejer Jaran dawuk , SMA NU Mangir menampilkan tari Kembang pesisiran ,
SMA Taruna Budaya Rogojampi juga tak kalah saing dengan menampilkan atraksi penutup rangkaian acara Kampung lanjar-karya koreografer Iluh Lukanis.
Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Suratno di tempat terpisah kepada Jurnalnews menjelaskan Banyuwangi Culture Every Week ini akan dilaksanakan secara bergantian, siswa-siswa SD hingga SMA sederajat akan menampilkan pertunjukan senibudaya.
“Pelaksanaannya akan bergiliran dari masing-masing kecamatan di Terminal Pariwisata Terpadu,” jelas Suratno.
Suratno mengungkapkan juga bahwa acara ini sangat spesial, karena “Kegiatan BCE ini kita gelar dalam rangka memberikan wadah atau tempat untuk mengekspresikan kemampuan di bidang seni budaya khas Banyuwangi khususnya untuk pelajar, setelah terhenti akibat pandemi covid 19, ” tutur Suratno
Ia juga mengungkapkan selain sebagai wadah mengekspresikan minat dan bakat pelajar, orang tua dan guru seharusnya mensuport kegiatan yang bisa mendukung destinasi wisata Banyuwangi ini.
“Kegiatan seni budaya di Banyuwangi ini sekaligus menjadi sarana untuk konsolidasi budaya, terutama budaya Banyuwangi budaya Blambangan yang dari dulu sudah terbukti memiliki local genius , untuk mengasah talenta berbasis kearifan lokal yang amat tinggi dan memiliki kepribadian budaya daerah yang tinggi pula, ” pungkas Suratno.(Ilham Triadi)


Komentar