oleh

Pengaspalan Jalan Nasional Diwilayah Kecamatan Cluring Membuat Pemotor Petaka.

BANYUWANGI, Jurnal News – Proyek pengaspalan dan pengurukan bahu jalan disepanjang jalan Nasional Di wilayah Kecamatan Cluring mengakibatkan petaka pengguna jalan.

Pengaspalan dengan cara sistem hotmix terlihat rampung dan pengurukan bahu jalan juga selesai diuruk dengan batu koral dan pasir bercamput tanah. Jumat (16/12/2022).

Namun sayang pihak kontraktor pelaksana pekerjaan pengurukan bahu jalan itu tidak semua dipadatankan sehingga mengakibatkan terjadi kecelakaan.

Bagaimana tidak, bahu jalan kanan kiri diuruk material berupa batu koral dan pasir leboh namun tidak semua dipadatkan, secara logika kendaraan yang melintas terutama motor ketika melintas bisa dipastikan jatuh apalagi berkendara dengan kencang.

Tatang (47), salah satu warga mengeluh saat dirinya mengendarai motor terpeleset ketika melintas dibahu jalan, meski sudah berhati – hati tetapi jatuh juga.

“Kemarin saya terpeleset setelah melewati bahu jalan itu, ya.. untung saya baik – baik saja karena memang tidak terlalu kencang,” terangnya.

Foto : Batu koral yang masih belom dipadatkan. (Doc,Rony).
Foto : Batu koral yang masih belom dipadatkan. (Doc,Rony).

Lanjut tatang, pengawas terkait harusnya menegur adanya pekerjaan yang tidak 100% rampung. Kenapa, menurut saya ada yang kurang sempurna, masak sih pekerjaaan seperi ini dianggap selesai,” keluhnya.

“Kita bisa lihat, masak pekerjaan seperti ini sudah dianggap selesai,” tambahnya.

Proyek pengaspalan hotmix dan pengurukan bahu jalan tersebut di jalan Nasional. Bahu jalan yang diuruk koral dari pantauan media berlokasi disepanjang jalan yang diperbaiki.

Pembangunan itu, jika dikawasan Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Berlokasi dijalan raya Jajaq mulai simpang tiga Benculuk sampai perbataaan Kecamatan Gambiran.

Penulis : Rony Subhan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *