oleh

Harlah ke 5 Jiwa Etnik Blambangan (JEB) Dimeriahkan Ngerambah Jagat

Pagelaran kesenian bertajuk Ngerambah Jagat yang diselenggarakan di RTH Singojuruh ini bertujuan untuk memperingati hari ulang tahun Jiwa Etnik Blambangan (JEB). Pagelaran kesenian yang di laksanakan di RTH Singojuruh Sabtu, 21 Januari 2023 ini merupakan rangkaian acara ulang tahun ke 5 Sanggar seni Jiwa Etnic Blambangan (JEB) yang di motori oleh Adlin Mustika.

Dalam 5 tahun berkarya yang bertema ‘Ngerambah Jagat’ JEB kerap mengisi event pemerintah daerah Banyuwangi hingga provinsi Jawa Timur, sehingga dalam kepiawaianya melatih penari dan juga musisinya sudah tak diragukan lagi.

Hadir dalam acara itu Camat , Forpimcam dan Kades Singojuruh , Hasan Basri Ketua Dewan Kesenian ( DKB ) , Elvin Hendratha Founder Joyo Karyo Art Musik , Yons DD, Suko Gandrung Arum , Fatah Yasin Noor dan seniman budayapun pun turut hadir meramaikan pertunjukkan tersebut.

IMG-20230122-WA0021

Adlin Mustika Alam mengungkapkan bahwa tema ‘Ngerambah Jagat’ ini merupakan bentuk doa untuk sanggar tari kedepan lebih baik.

“Ngerambah Jagat artinya Berpetualang keliling Dunia, Semoga saja JEB bisa keliling Jagat (Dunia),” katanya.

“Yang menyelenggarakan dari tim JEB , partisipasi dari berbagai sanggar tari dan musik seperti Gandrung Arum, Patih Senawangi , Joyokaryo Art Musik dan kumpulan seniman muda Banyuwangi yang bertalenta sangat luar biasa, untuk menciptakan hal-hal baru demi demi Banyuwangi,” ujar Adlin Mustika

Adlin pun berharap dengan adanya kegiatan ini, supaya memasyarakatkan, seniman juga karya-karyanya.

IMG-20230122-WA0023

Kepala Desa Singojuruh, Suharto pun menjelaskan, bahwa makna dari adanya peringatan hari jadi Sanggar Jiwa Etnik Blambangan ini supaya kita dapat menjunjung tinggi dan melestarikan kebudayaan di bidang seni pertunjukan.

“Kita punya satu jenis kebudayaan yang harus kita junjung tinggi dan kita lestarikan bersama, dalam hal ini yakni kesenian tradisional,” ujar Suharto dalam sambutannya di acara peringatan harlah JEB yang diadakan di RTH Singojuruh.

Sebagai Kades, Suharto sangat mengapresiasi jika dalam acara ultah JEB yang ke 5 dengan menggelar pagelaran seni yang cukup meriah.”tentunya kami mengapresiasi penuh adanya pagelaran ini,” ungkapnya

“Saya bersyukur alhamdulillah, karena Desa Singojuruh dapat menyelenggarakan kegiatan semeriah ini pasca dua tahun dilanda pandemi, “tambahnya.

Di sisi lain, Hasan Basri selaku ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) mengatakan, bahwa warga masyarakat Desa Singojuruh memiliki jiwa seni yang turun temurun sejak dari nenek moyangnya dulu, dikenal dengan kesenian dan budaya yang kental, termasuk di Desa Singojuruh yang dimana angklung tertua ada di Dusun Pasinan

“Warga masyarakat Desa Singojuruh sangat antusias, ramai sekali. Itu menunjukkan bahwa memang dari nenek moyangnya dahulu, DNA-nya, darahnya, darah seni,” ujar Hasan Basri.

Turut meramaikan acara tersebut, legenda maestro gending Banyuwangi, Yons DD mengaku senang dan sangat mendukung adanya kegiatan pelestarian kesenian dan budaya.

“Saya ya senang dengan adanya acara ini, semoga kedepannya acara dapat lebih maju, dan semakin ramai, ” ujar Yons DD pada pewarta Jurnalnews Banyuwangi Sabtu, 21 Januari 2023.(Ilham Triadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *