oleh

Waroeng Kemarang Menjadi Orang Tua Asuh Anak Stunting Kesehatan

Hari Senin 22 Mei 2023, KODIM 0825 Banyuwangi, dibawah koordinasi KOREM 083 Malang menyelenggarakan Launching CENTINGAN MAS (Cegah Stunting Pendampingan Masyarakat). Acara yang diselenggarakan di Aula Jendral Sudirman MAKODIM 0825 Banyuwangi tersebut, diselenggarakan serentak bersama dengan KODIM di Wilayah KOREM Malang, yaitu: KODIM Banyuwangi, KODIM Jember, KODIM Situbondo, KODIM Bondowoso, KODIM Lumajang, KODIM Probolinggo, serta KOREM Malang sendiri. Melalui Video Conference, Acara launching dipimpin langsung oleh Danrem 083 Malang: Kolonel Inf. Mohammad Imam Gogor.

Hadir dalam acara launching CENTINGAN MAS di Banyuwangi, Komandan Kodim 0825 Banyuwangi: Letkol Kav Eko Julianto, Kepala Dinas Kesehatan: Amir Hidayat, perwakitan orang tua dan anak stunting, serta perwakilan orang tua asuh yang dipilih.

CENTINGAN MAS adalah bertujuan untuk mendukung percepatan penurunan stunting, khususnya bagi kasus anak stunting yang belum terintenvensi atau belum mendapatkan bantuan dari APBD, demikian kata Danrem 083 Malang Kol. Inf. Imam Gogor dalam sambutannya melalui video conference, Sedangkan Dandim 0825 Let. Kav. Eko Julianto mengatakan bahwa

“Saat ini di Banyuwangi ada kasus 1296 stunting yang telah terintenvensi oleh Pemkab, dan ada 24 anak stunting yang akan mendapatkan bantuan orang tua asuh pada program CENTINGAN MAS ini,
Waroeng Kemarang, sebagai usaha destinasi wisata kuliner yang berada di Desa Tamansuruh, Kec. Glagah, Banyuwangi, dalam program CENTINGAN MAS ini dipilih untuk dapat menjadi salah satu orang tua asuh pada kasus stunting di Kecamatan Glagah, khususnya dari desa Bakungan, yaitu: anak dari ibu Nur Hidayah, Lingkungan Karang Asem, Kelurahan Bakungan Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi.

Waroeng Kemarang yang langsung diwakili oleh ownernya, Bpk. Wowok Meirianto dan Ibu Ririt, mengatakan bahwa “Kami bersyukur ada pihak KODIM dan KORAMIL yang mengajak kami berbagi pada program kemanusiaan ini. Melalui dana CSR yang kami miliki, walaupun tidak seberapa, kami ingin Waroeng Kemarang juga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya, ” Demikian ucap Wowok yang juga sebagai Ketua Umum Kopat (Komunitas Osing Pelestari Adat Tradisi) Banyuwangi .

Selanjutnya, setiap bulan, orang tua asuh diharapkan selain memberikan bantuan makanan dan minuman bergisi bagi anak, juga mampu memberikan dorongan semangat, motivasi, serta edukasi pada orang tua, akan pentingnya makanan bergisi bagi pertumbuhan anak. (AWI)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *