BANYUWANGI, Jurnalnews – Cluring, sebuah kecamatan yang terletak di daerah pedesaan, kini sedang mengalami kebangkitan melalui sebuah inovasi yang disebut CEPOT atau Cluring Explore Potention.
Tim inovasi kecamatan Cluring berupaya menggali dan mengembangkan potensi yang ada di wilayah mereka, baik berupa potensi alam maupun potensi Sumber Daya Manusia (SDM).
CEPOT memiliki tujuan yang mulia, yaitu memanfaatkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di kecamatan Cluring.
Tim CEPOT berperan penting dalam menggali potensi-potensi yang ada di wilayah tersebut dengan cara melihat, menganalisis, dan mendengarkan keluhan serta keinginan masyarakat setempat.
Salah satu program inovatif yang diluncurkan oleh tim inovasi kecamatan Cluring adalah INKAM atau Investasi Kampung.
Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memanfaatkan potensi yang dimiliki dan mengubahnya menjadi sumber penghasilan melalui sistem investasi ala kampung.
Beberapa potensi ekonomi yang ingin dieksplorasi oleh CEPOT di masyarakat pedesaan antara lain adalah potensi tanah kering yang luas namun belum dimanfaatkan secara maksimal.
Tim CEPOT telah bekerja pada sebuah lahan seluas 2 hektar sebagai langkah awal, yang telah ditanami rumput untuk memberi pakan kepada 11 ekor sapi.
Selain itu, potensi alam seperti bendungan dan sungai juga menjadi fokus analisis dan konsep tim CEPOT selanjutnya untuk direkomendasikan kepada masyarakat dan investor.
Camat Cluring Henry Suhartono.S.Sos.M.M, merasa bangga dengan adanya tim inovasi kecamatan Cluring yang mampu memberi perubahan dimasyarakat, seperti potensi ekonomi yang dieksplorasi oleh CEPOT dan INKAM.
“Saya sangat bangga dengan inisiatif dan inovasi yang dilakukan oleh tim inovasi kecamatan Cluring melalui program CEPOT dan INKAM. Melalui upaya ini, mereka berhasil menggali potensi yang ada di wilayah Cluring dan mengubahnya menjadi peluang nyata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan,” Terangnya.
Menurutnya, Program CEPOT dan INKAM telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat,” program ini mengajak kita memanfaatkan potensi alam, seperti tanah kering yang luas dan sumber daya air seperti bendungan dan sungai, untuk menghasilkan penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu,” melalui strategi sosialisasi dan memberikan contoh konkret, juga akan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan dan implementasi program ini,” kata Henry disela kesibukan di kantor Kecamatan Cluring. Kamis (08/06/2023).
Untuk mendorong investasi kampung di wilayah mereka, tim inovasi kecamatan Cluring memiliki strategi khusus. Mereka memberikan contoh konkret, melakukan sosialisasi, dan memberikan gambaran tentang kemudahan dan keuntungan yang bisa didapatkan dari potensi yang dimiliki oleh masyarakat setempat.
Dengan demikian, diharapkan masyarakat akan terdorong untuk mengembangkan potensi tersebut. Dampak dari CEPOT dan program INKAM terhadap perekonomian masyarakat pedesaan di kecamatan Cluring sudah mulai terlihat.
Program INKAM telah memberikan manfaat bagi masyarakat dengan memanfaatkan potensi yang sebelumnya terbengkalai dan tidak bermanfaat.
Misalnya, lahan kering seluas ¼ hektar yang dulunya tidak terpakai kini dapat dijadikan lahan rumput yang memberi pakan kepada 3-4 ternak sapi.
Rumput jenis gajah odot yang ditanam oleh binaan INKAM memiliki harga jual yang tinggi, sehingga masyarakat bisa memperoleh penghasilan sebesar 45.000-60.000 per hari.
Hingga saat ini, CEPOT dan program INKAM telah mencapai kesuksesan dalam membangkitkan potensi desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat di kecamatan Cluring.
Tim CEPOT terus berinovasi dan berkolaborasi dengan masyarakat dan akademisi untuk mengembangkan potensi lainnya yang sedang dipertimbangkan.
“Saya percaya bahwa CEPOT dan program INKAM telah membuka pintu bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kecamatan Cluring. Melalui kerja keras dan kolaborasi antara tim inovasi, masyarakat, dan akademisi, kami terus melihat peluang pengembangan potensi lainnya yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat kami,” uangkap Camat Cluring Henry Suhartono.S.Sos.M.M.
Partisipasi masyarakat sangat penting dalam pengembangan dan implementasi program CEPOT dan INKAM. Masyarakat didorong untuk aktif berperan serta dan mengoptimalkan potensi yang ada agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan kecamatan Cluring.
Dengan CEPOT dan program INKAM, kecamatan Cluring berhasil memanfaatkan potensi alam dan SDM yang dimiliki untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan.
Melalui inovasi ini, Cluring menjadi contoh sukses bagaimana keberanian untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal dapat membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat di wilayah pedesaan.
“Sebagai camat Cluring, saya berkomitmen penuh untuk mendukung dan mendorong inisiatif ini. Kami akan terus memberikan dukungan yang diperlukan agar program CEPOT dan INKAM dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat pedesaan kami,” tambahnya.
“Terima kasih kepada tim inovasi kecamatan Cluring atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mewujudkan perubahan positif bagi masyarakat. Mari kita terus bersama-sama membangun Cluring menjadi kecamatan yang maju dan sejahtera melalui pemanfaatan potensi lokal yang tak ternilai harganya.” Tutupnya.
Penulis : Rony


Komentar