oleh

SENI DAN BUDAYA ADALAH JANTUNG KAMI

Zaman boleh berubah tetapi adat budaya tidak boleh berubah oleh zaman, semakin modern teknologi yang telah disuguhkan saat ini budaya harus tetap dijunjung tinggi.

Tukang kayu merupakan salah satu bahkan satu-satunya Kelurahan yang ada di Banyuwangi Kota ( diantara 18 kelurahan yg ada ) yang mempunyai alat-alat tradisional seperti angklung gamelan gendang dan lain-lain dan di sana juga terdapat kisah atau perjuangan dalang yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

Hot Mada Tanjung S.Sos., MSI. yang merupakan Lurah Tukang Kayu pada hari Kamis yang lalu ketika jurnalis news mengunjungi di kediaman kantornya mengatakan bahwa ” Eman sekali kita (kelurahan Tukang Kayu) mempunyai alat kesenian yang cukup lengkap mempunyai masyarakat yang hidup berdampingan dengan seni budaya yang kental dan sayang kalau tidak dipergunakan atau dilestarikan, sedangkan alat-alat seperti ini jika kita tidak sayangi seperti belahan jiwa kita maka akan rusak seperti sampah yang tergeletak begitu saja. Ke depan kami dari pihak tim Kelurahan tukang kayu ingin bekerja sama dan akan bekerja sama dengan siswa-siswi sekolah yang ada di sekitar tukang kayu juga beberapa organisasi masyarakat budaya untuk mengembalikan seni yang ada di Banyuwangi ini melalui Kelurahan tukang kayu agar tidak punah, “pungkasnya

Gayung bersambut demikian yang dikatakan oleh Bapak Fauzi dari pariwisata yang dihubungi oleh jurnalis news mengatakan  ” Dinas Pariwisata bekerja sama dengan beberapa sekolah instansi kelurahan kecamatan juga masyarakat yang dalam hal ini kelompok seni untuk tetap mendukung seni budaya yang ada di Kabupaten Banyuwangi ini terutama kami sebagai dinas yang bergerak di bidang pariwisata dan juga kesenian budaya tentunya memberikan apresiasi untuk masyarakat baik itu tua muda hingga anak-anak yang cinta dan bangga terhadap seni dan budaya kita yaitu seni dan budaya Osing untuk terus melestarikan, “katanya.

Segudang seni dan budaya yang lahir di ujung timur pulau Jawa tepatnya di Banyuwangi banyak sekali adat budaya yang terlahir di bumi ini, dan Mungkinkah ke depan Banyuwangi akan melahirkan dalam cilik fenomenal yang bisa membawa Banyuwangi untuk melambung lebih tinggi lagi. (Rzk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *