Jember. 12 September 2023. TK Dharma Indria II yang merupakan Labschool Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP Universitas Jember menjadi salah satu target kunjungan observasi 2 orang dosen ahli keperawatan dari Negeri Sakura Jepang. Kunjungan dosen ahli tersebut merupakan agenda terusan setelah melakukan kunjungan awal ke Fakultas Keperawatan UNEJ. Dosen ahli asal Jepang tersebut adalah Ruka Saito, RN, PHN, Ph.D. dari Departemen of Nursing, Division of Health Sciences, Graduate School of Medical Science, Kanazawa University dan Mayumi Sato, RN, MHS. yang berasal dari Faculty of Nursing, Niigata University of Health and Welfare.
Tidak hanya dihadiri oleh dosen ahli dari Jepang saja. Guru besar dari fakultas Keperawatan Unej, Prof. Ns. Tantut Susanto, S.Kep., M.Kep., Sp. Kep. Kom., PhD juga turut mendampingi kunjungan tersebut.

Sementara itu, Ketua Laboratorium Jurusan Ilmu Pendidikan yang menaungi Labschool TK Dharma Indria II, yakni ibu Zetti Finalli, S.Pd., M.Pd., Koordinator Program Studi PGPAUD, Ibu Senny Weyara Dienda Saputri, S.Psi., M.A., serta dosen pengampu mata kuliah Kesehatan dan gizi anak yakni ibu Yuniarta Syarifatul Umami, S.Pd., M.Pd. turut mendampingi lembaga dalam menyiapkan kedatangan dosen tamu tersebut. Ibu Dhani, selaku kepala TK Dharma Indria II sangat senang atas kunjungan observasi pembelajaran personal hygiene dari 2 dosen ahli keperawatan asal Jepang tersebut. Harapannya, kegiatan ini dapat berlanjut dengan adanya Kerjasama yang dilakukan antar institusi di Jepang dengan Program Studi maupun Labschool FKIP Unej, baik terkait kegiatan pembelajaran maupun penyuluhan kesehatan atau dalam bentuk kegiatan lainnya.
Pada kunjungannya, dosen ahli tersebut mengobservasi kegiatan pembelajaran berbasis Personal Hygiene. Serangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan sejak pukul 07.30 hingga pukul 10.00 WIB. Kegiatan pembelajaran yang disampaikan oleh perwakilan Mahasiswa Program Studi PGPAUD angkatan 2022 saat itu membahas terkait merawat kebersihan dan kesehatan gigi dan mulut. Sebagaimana umumnya di usia dini, pertumbuhan gigi anak masih berada pada tahapan gigi susu. Yakni gigi sementara yang tumbuh sejak anak usia dini sebelum akhirnya berganti gigi permanen. Ketahanan gigi susupun cukup rentan dibandingkan dengan gigi permanen pada anak. Oleh karena itu, butuh perawatan gigi yang tepat agar kesehatan dan kebersihan gigi anak terjaga. Salah satu bentuk perawatan gigi juga diwujudkan dengan mengenalkan waktu terbaik saat menggosok gigi. Pada kegiatan apersepsi pembelajaran, juga dikenalkan macam-macam makanan yang baik dikonsumsi untuk menjaga kesehatan gigi dan makanan yang perlu untuk diminimalisir dan dihindari oleh anak usia dini. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kerusakan pada gigi anak seperti halnya karies dan gigi berlubang.

Setelah kegiatan apersepsi, mahasiswa yang berperan sebagai guru inti mendemonstrasikan kegiatan dengan menggunakan model pembelajaran kelompok. Kegiatan kelompok tersebut meliputi: 1) membuat hasil karya replika gigi dan mulut dari kertas dan kapas; 2) Literasi menirukan bentuk huruf menggunakan Loose Parts; dan 3) Numerasi konsep dan lambang bilangan menggunakan Loose Parts. Kegiatan pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak dalam mengembangkan aspek perkembangannya untuk memperkaya pemahaman terkait topik pembelajaran terkait personal hygiene.
Setelah melakukan aktifitas pembelajaran, anak-anak keluar kelas untuk berbaris dan melakukan kegiatan mencuci tangan serta gosok gigi secara bergantian. Pada kegiatan ini, para Sensei juga ikut berinteraksi langsung dengan anak saat kegiatan. Terlihat saat kegiatan berlangsung, anak-anak dengan ekspresi wajah yang menggambarkan kegembiraan, kecerian dan kebahagiaan sangat antusias dengan kegiatan yang telah dilakukan. Bahkan terdapat beberapa dari mereka yang ingin agar kelak dapat menjadi dokter gigi dengan segudang keahlian. Setelah praktik kegiatan mencuci tangan dan menggosok gigi, peserta didik yang terdiri dari 50 anak itu kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan makan menu sehat. Kali ini, peserta didik melakukan circle time dan mengkonsumsi buah-buahan yang telah dibawanya dari rumah.
Dewan guru TK Dharma Indria II yang juga totalitas dalam menyiapkan kunjungan tersebut sangat senang dan berharap semakin banyak diberikan kesempatan untuk terus mengembangkan lembaga menjadi lebih baik lagi kedepannya. Diakhir kegiatan, para Sensei mengungkapkan pesan syukur yang mendalam kepada pihak sekolah dan prodi PGPAUD atas kesempatan kunjungan yang telah dilakukan di TK Dharma Indria II FKIP. “Bidang keilmuan para Sensei kebetulan sangat relavan untuk membahasa berbagai permasalahan kompleks Anak Usia Dini di Jember, saya harap bisa ada kesempatan dilain waktu untuk sharing seputar penelitian di Jember terkait personal hygiene, stunting, maupun topik keperawatan anak lainnya” Ungkap Ibu Senny selaku Koordinator prodi PGPAUD.
Para Senseipun tertarik untuk melakukan riset lanjutan dan berkolaborasi dengan rekan dosen Universitas Jember. Hal ini membuat kedua belah pihak membuat perjanjian kerjasama dengan penandatangan MoA yang nantinya dapat saling berbagi peran positif Tridharma antar institusi sebagai wujud Kerjasama Internasional.(Miska)


Komentar