oleh

Ada Apa dengan Bea Cukai Banyuwangi? Rokok Ilegal Marak, Pengusaha Resah

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Maraknya peredaran rokok ilegal di Kabupaten Banyuwangi kian meresahkan para pelaku usaha rokok legal. Mereka menilai adanya ketidakadilan akibat dugaan pembiaran oleh aparat penegak hukum, khususnya pihak Bea Cukai.

Keluhan tersebut salah satunya disampaikan oleh KGS. Moh. As’ad, pengusaha rokok merek “Ratuku” asal Banyuwangi. Ia mengaku usahanya terdampak signifikan akibat peredaran rokok tanpa pita cukai yang dijual bebas di toko maupun warung.

“Kami sebagai pengusaha rokok legal jelas dirugikan. Produk kami kalah bersaing karena rokok ilegal dijual jauh lebih murah tanpa pita cukai. Masyarakat tentu lebih memilih yang murah,” ujar As’ad kepada Jurnalnews, Kamis (9/4/2026), di kantornya.

Menurutnya, kondisi ini tidak hanya merugikan pelaku usaha resmi, tetapi juga berdampak pada potensi kehilangan pendapatan negara dari sektor cukai. Ia pun meminta aparat penegak hukum, khususnya Bea Cukai Banyuwangi, untuk segera bertindak tegas.

“Saya berharap Bea Cukai segera turun tangan menertibkan dan memberikan sanksi kepada para pelaku peredaran rokok ilegal. Jangan sampai ada kesan pembiaran. Kalau terus dibiarkan, ini bisa menimbulkan kecurigaan di masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia bahkan mempertanyakan keseriusan pihak terkait dalam menangani persoalan tersebut. “Atau jangan-jangan ada permainan, sehingga rokok ilegal bisa beredar bebas tanpa penindakan,” tambahnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak Bea Cukai Banyuwangi belum membuahkan hasil. Beberapa kali didatangi, pihak kantor terkesan menghindar dari wartawan. Prosedur administrasi seperti pelaporan ke petugas keamanan hingga penyerahan identitas dan nomor kontak telah dilakukan, namun belum ada respons ataupun kesediaan dari pimpinan untuk memberikan keterangan resmi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bea Cukai Banyuwangi belum memberikan klarifikasi terkait maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah tersebut. (Venus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *