oleh

KSPM UBI Bersama Bursa Efek Indonesia Gelar Nobar CMSE 2026, Dorong Mahasiswa Cerdas Berinvestasi di Era Digital


Banyuwangi, Jurnalnews.com – Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Bakti Indonesia (UBI) bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Seminar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya pemahaman mahasiswa mengenai investasi dan perkembangan pasar modal Indonesia.

Mengusung semangat “Satu Langkah Investasi, Berjuta Peluang Masa Depan”, kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 09.00–11.45 WIB ini merupakan bagian dari program edukasi pasar modal melalui kolaborasi Galeri Investasi BEI di wilayah Kantor Perwakilan BEI Jawa Timur.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan menghadirkan dua sesi talkshow edukatif yang membahas perkembangan instrumen investasi serta pemanfaatan teknologi dalam dunia keuangan.

Sesi pertama, pukul 09.00–10.15 WIB, mengangkat tema “Talkshow ETF Emas: Investasi Emas, Naik Kelas!”. Sesi ini memberikan wawasan kepada peserta mengenai Exchange Traded Fund (ETF) Emas sebagai salah satu alternatif instrumen investasi di pasar modal.

Selanjutnya, pukul 10.30–11.45 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan tema “Talkshow Naik Level Bersama AI: Investasi Makin Cerdas di Era Keuangan Digital”. Pembahasan ini menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan potensinya dalam mendukung pengambilan keputusan investasi di tengah transformasi keuangan digital.

Rektor Universitas Bakti Indonesia, Dr. Haya, SH.I., M.PdI., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaborasi antara KSPM UBI dan Bursa Efek Indonesia. Menurutnya, edukasi pasar modal merupakan bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan ekonomi dan teknologi keuangan di masa depan.
“Oleh karenanya dengan adanya kegiatan pada hari ini, saya sangat mendukung sekali dan ini adalah sangat bermanfaat untuk masa depan kalian, minimal kalian bisa berbisnis menggunakan HP.
Kalian wajib hukumnya mengembangkan kompetensi kalian seperti yang saat sekarang ini dilakukan, apa namanya bursa efek. Bagus ini!, “ujar Rektor.

Ketua atau pengurus KSPM UBI melalui kegiatan ini diharapkan dapat terus mengembangkan budaya belajar dan diskusi mengenai pasar modal di lingkungan kampus. Keberadaan KSPM menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengenal dunia investasi secara lebih dekat, sekaligus membangun pemahaman bahwa investasi harus dilakukan berdasarkan pengetahuan, perencanaan, dan pertimbangan risiko.

Selain mengikuti seminar, peserta juga didorong untuk mengenal ekosistem pasar modal Indonesia melalui aplikasi IDX Mobile. Dalam program Nobar CMSE 2026, peserta diarahkan mengunduh aplikasi tersebut dan melakukan registrasi menggunakan kode referral IDXJATIM.

Program Nobar CMSE 2026 merupakan bagian dari rangkaian edukasi pasar modal yang melibatkan Galeri Investasi BEI di wilayah Jawa Timur. Setiap Galeri Investasi ditargetkan menghadirkan minimal 50 peserta dalam setiap sesi seminar dan mengikuti sedikitnya dua dari tujuh seminar yang diselenggarakan selama CMSE 2026.

Melalui kegiatan ini, KSPM UBI bersama BEI berharap semakin banyak mahasiswa yang memiliki pemahaman mengenai pasar modal, mengenal berbagai instrumen investasi, serta mampu memanfaatkan perkembangan teknologi keuangan secara positif.

Kolaborasi ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Bakti Indonesia dalam mendukung peningkatan literasi keuangan generasi muda dan menciptakan mahasiswa yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi digital.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *