oleh

SEMARAK PAWAI ONCOR MENYAMBUT MAULID NABI MUHAMAD SAW WARGA DUSUN KRAJAN WETAN DESA WONOSOBO

Sekitar 500 Warga RW 5 Dusun Krajan Wetan Desa Wonosobo Kecamatan Srono Mengadakan Pawai Oncor, dimulai start dari Masjid Baitul Dzakirin dan finis di masjid yg sama dengan jarak tempuh Pawai Oncor kurang lebih 2 Kilometer Selasa, (18/10/21)

Kegiatan yang didominasi para remaja, anak-anak dan orang dewasa ini berjalan dengan baik dan tidak lupa tetap menjaga protokol kesehatan.

Menurut Sukamto selaku penasehat Takmir masjid Baitul Dzakirin Kegiatan ini bisa digelar karena mengingat Banyuwangi sudah masuk zona 1 yang dianggap sudah cukup aman mengadakan kegiatan peringatan maulid nabi ini. Cak to pangilan akrab beliau menambahkan kegiatan ini digelar sebagai rasa syukur atas hari kelahiran baginda Rosulullah SAW sekaligus juga sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahim warga yang selama ini sedikit terkikis akibat panjangnya pandemi yg melanda indonesia.tutur beliau yang sehari hari bekerja sebagai penghulu di KUA Kecamatan Srono.

IMG-20211018-WA0144

Sebagai Ketua Umum Tamir Masjid Baitul Dzakirin, Suyono atau biasa dipanggil pak Yon juga menambahkan, beliau mengaku merasa sangat bangga juga senang dengan adanya kegiatan ini, masarakat sangat kompak bergotong royong mewujudkan kegiatan ini dengan baik. Adanya kegiatan ini pak yon dan warga lingkungan masjid Baitul Dzakirin berharap kelak bisa mendapat syafaat dari kanjeng Nabi Muhammad SAW serta mendapat rahmat Allah SWT kelak di Yaumil kiyamah.

“Dan semoga masyarakat lingkungan masjid bisa terhindar dari wabah penyakit seperti pandemi corona yg selama ini mencekam indonesia, “ungkapnya.

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 19.00 WIB dan selesai pukul 20.30 WIB ditutup dengan doa dan makan bersama.

Hepri Salah satu peserta pawai oncor juga menambahkan, kegiatan ini bisa terwujud atas kekompakan masyarakat sekitar masjid Baitul Dzakirin dan didukung remaja masjid yg kompak mengemas kegiatan pawai ini dengan parade kembang api, barong cilik, semburan api dan menyiapkan ratusan oncor gratis untuk peserta pawai.

Sedang masyarakat kompak memadamkan lampu di sepanjang rute perjalanan pawai oncor tersebut, hal tersebut menambah hikmat acara pawai oncor tersebut. Hepri berharap kegiatan seperti ini bisa dipertahankan ditahun-tahun mendatang. Karena sangat menghibur warga sekitar dan terbukti mampu meningkatkan solidaritas warga masyarakat.(pi2t)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *