Pentas Seni & Jajanan Rakyat Banyuwangi (PASJARI) kembali digelar rakyat Kelurahan Temenggungan di seputaran pendopo usai 2 tahun tiarap karena pandemi corona. Walau varian omicron merebak, agenda tetap digelar dengan terapkan prokes.
Lurah Temenggungan H. Faisal didampingi Camat Drs. Danisworo, M.Si harapannya dengan semangat Banyuwangi Rebound pagelaran tetap berlangsung berkesinambungan yang didukung dinas terkait dan jejaring pelaku pariwisata.
Selain masyarakat lokal, menarik kegiatan ditanggal cantik 22022022 itu hadir wanita asal Incheon Korea yang kuliah di Malang yang semalam langsung nikmati Ijen.

“Saya sudah vaksin dan saya ingin keliling nusantara diawali dari ujung timur Pulau Jawa, ” kata Hye Jung ini.
Panggung seni selain tari daerah gandrung juga hadirkan penyanyi Catur Arum dan Candra Bayu. H. Wawuh Purnomo selaku Ketua POKDARWIS Temenggungan pada media ini menekankan acaranya adalah upaya untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat Temenggungan melalui kombinasi kegiatan Seni dan Ekonomi rakyat. Apalagi memiliki lokasi strategis dipusat kota yaitu Taman Sritanjung, sumur Sritanjung, Masjid Agung, Mall Layanan Publik di kawasan pasar dan Pendopo sehingga diharapkan mudah untuk menarik pengunjung berkunjung ke PASJARI. Kegiatan ini juga berkerjasama dengan Pelaku Bisnis wisata seperti Etalase Karangtuna Kecamatan, Asosiasi UMKM Sinergi Gotong-royong’45 serta mendapat dukungan penuh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta beberapa sponsor.
“Kedepannya selain jajanan pasar dan penyanyi kendang kempul maupun jazz patrol kawitan maka praktek batik tulis dan bikin angklung nan seni kerajinan akan dimunculkan sebagai maskot unggulan Temenggungan, ” tambah guru SMKN 1 Kalipuro dan Ketua DPK LPPTKA-BKPRMI ini.

Sedang staf ahli Bupati, Dra. Husnul Chotimah, M.Si yang buyutnya asli Temenggungan berharap pendukung acara dan masyarakat bahagia dengan event semacam ini yang berarti bagian imun untuk berdamai hidup normal bareng sikon pandemi.(Q’Nin/Aguk)


Komentar