oleh

Tradisi Sapar-saparan di Kampung Santri Bali

Kampung santri Bali yang berlokasi di Jalan By Pass Tanah Lot saha Dewa 6 Banjar perempatan Desa Munggu Kecamatan Mengwi kabupaten Badung menggelar tradisi sapar-saparan Rabu pungkasan pada hari selasa malam rabu tanggal 12 September 2023/26 Shafar 1445 H.

TPQ Kampung Santri Bali yang memiliki santriwan / wati berjumlah 50 ini ,telah berdiri sejak th 2017 sehingga sekarang 2023(6 th). Dengan kapasitas 3 ruang kelas untuk belajar, teras dan halaman sebagai ruang serbaguna untuk tempat sholat berjamaah dan juga kegiatan-kegiatan lainnya.

IMG-20230913-WA0047

Sapar2an tahun ini dilaksanakan di TPQ dengan sederhana, acara ala santri yang didahului dengan pembukaan,doa bersama baca surat2 pendek dan baca surat yasin serta tauziah singkat tentang memaknai ibadah khususnya malam rabu pungkasan, ditutup dengan doa selamat yang dipimpin oleh pengasuh TPQ Ustazd Widodo.
Dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah dan sholat sunah lidofil bala’ serta doa khusus penolak balak.
Acara yang dimulai dari jam 17.00 – 19.15 WITA berjalan dengan lancar ,semua santri menikmati jenang sapar/ bubur candil dan sego krawu sebagai tanda ucapan syukur kepada Allah SWT,yang memberikan rejeki kesehatan,keselamatan dan taufik hidayah bagi semua.

IMG-20230913-WA0050

Salah satu walisantri yang ikut mendampingi diacara tersebut, ( bunda Titin dan bunda Lilis) bersyukur dan berterimakasih bahwa masih ada TPQ yang melestarikan tradisi budaya seperti ini( rabu pungkasan) yang menurutnya tidak ada ditempatnya hal ini sebagai pengetahuan baru juga menambah semangat putra/ putrinya untuk mengaji,karena acara selamatan ini dengan cara berdoa bersama dan juga sholat sunahnya serta sajian makanannya ( tradisi budaya) baru diketahui sejak masuk di TPQ Kampung Santri.

Ini bisa menguatkan ukuwah islamiyah bagi anak2 yang belajar ngaji ungkapnya.
Harapan dari walisantri dan juga santri baru/ Riski yang sekarang kelas 2 SMP, supaya untuk kegiatan yang berkaitan dengan tradisi islam bisa dikenalkan dan dipraktekan di TPQ agar menambah ilmu dan juga semakin cinta kepada budaya bangsa dan agamanya.

Dari Kampung Santri Bali,
Ambarwati Soenarko.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *