oleh

Sering Memakan Korban; Warga Tanam Pisang Disepanjang Galian Sepadan Jalan

BANYUWANGI – Sering terjadi kecelakaan dibekas galian sepada jalan, sampai memakan korban meninggal dunia. Proyek galian tersebut untuk program pelebaran jalan dijalan raya desa kesilir kecamatan Siliragung. Rabo (11/07/2018).

Tepi jalan itu digali dengan kedalaman kurang lebih 50 Centimeter dengan lebar kurang lebih 1 meter, proyek pelubangan itu seterusnya untuk pemadatan dan pelebaran jalan.

Namun proyek itu sudah berbulan – bulan tidak lagi diratakan dan warga sekitar merasa cemas sebab terlalu sering terjadi pengendara jatuh tercebur digalian.

Menurut Jumani warga sekitar, galian yang tidak lagi diratakan itu menyebabkan banyak kendaraan motor maupun mobil yang terperosok jatuh kelubang galian.

“Sering pengguna jalan terperosok kelubang jalan, kita mohon pihak CV ada perhatian supaya tidak memakan korban lebih banyak.” Ucapnya.

“Warga disini geram mas, lalu masyarakat menanami pohon pisang disepanjang galian,” tambahnya.

Sementara Mujiono Sekertaris kecamatan Siliragung membenarkan jika masyarakat mengeluh Proyek pelebaran jalan banyak makan korban pengguna jalan.

“Saya lihat banyak pohon pisang baru ditanam ditepi jalan yang belum diratakan itu, harapan masyarakat agar pihak pelaksana segera merampungkan proyek yang banyak makan korban itu,” jelasnya.

Jalan raya Siliragung diperlebar, sebelumnya spadan jalan digali dan dipadatkab agar nantinya tidak ambles atau gerak jika sudah di hotmix. (Jaenudin/rny).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *