KOLASE (Konco saklawase), hari ini minggu 13 Juni 2021 bertempat di aula Hotel Kumala Banyuwangi mengadakan kegiatan Halal Bi Halal, kegiatan ini juga sekaligus mereka jadikan bukan hanya kumpul-kumpul saja, tapi juga dijadikan pertemuan yang menyehatkan serta dapat memberi kebaikan. Event ini mereka ciptakan bukan sebagai ajang pamer, bukan ajang mengumbar kesombongan juga bukan untuk bikin sakit hati konco (teman), sehingga mereka kemudian tidak mau lagi datang ke acara acara berikut nya baik acara Halal Bi Halal maupun Hari ulang tahun Kolase yang selalu diselengarakan setiap tanggal 28 Maret.
Menurut Wiwit Bachtiar, SH. selaku ketua Kolase mengatakan “Perkumpulan ini beranggotakan konco konco (teman teman) yang hampir mayoritas berusia diatas 60 tahun dengan tidak melihat latar belakang mereka. Ada dari kalangan PNS, pegawai swasta, pengusaha, para pensiunan dan bahkan ada yang tidak punya pekerjaan. Mereka semua berkumpul untuk saling bermaaf maafan, dan menanyakan kabar. Ajang ini mereka jadikan pula untuk mempertemu kan kembali konco konco yang dulu pernah bersama, upaya mencari eksistensi diri yang mulai pupus dari memori karena di makan usia, “ujar Wiwit.

Bahkan lebih lanjut Syam Iriyanto yang didapuk sebagai wakil ketua menuturkan bahwa kolase juga eksis mengadakan kegiatan kegiatan sosial yang diantara nya Santunan anak yatim piatu dan santunan kaum dhuafa, santunan untuk para guru ngaji yang pada saat pandemi Covid-19 sangat terdampak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Acara Halal bi Halal ini dihibur group musik Kolase yang dibawah asuhan Budi Virgo.

Kang Aik Brow turut menjelaskan bahwa kegiatan yang diselenggarakan Kolase juga dijadikan sarana untuk mengetahui kabar dari konco konco yang sudah tidak pernah ketemu beberapa tahun ke belakang. Dengan saling mengetahui masa lalu konco, mungkin ada yg membutuhkan perhatian sehingga salah satu konco yang sukses bisa saling membantu dan pastinya akan membuat pertemuan bisa lebih bermanfaat bagi sesama anggota Kolase yang diperkirakan berjumlah 100 orang dan tersebar di seluruh Indonesia.
“Momentum ini juga dijadikan sebagai ajang silaturrohmi dan tidak membawa-bawa pangkat, jabatan, harta atau status sosial. Mereka semua mensepakati memontem ini dijadikan untuk melepas rasa keakuan dalam pertemanan. Saya datang di setiap pertemuan guna untuk bisa tertawa bareng bareng, “jelas Aik.
(Hariyanto)


Komentar