Tim Juri Desa Berseri Kepincut Budidaya Ciplukan Desa Purwodadi

Tim Juri Desa Berseri Kepincut Budidaya Ciplukan Desa Purwodadi
Sejumlah juri Desa Berseri saat mencicipi buah Ciplukan hasil budidaya warga Desa Purwodadi. (Ron/JN)
Spread the love

Gambiran-Desa Purwodadi terpilih menjadi desa yang mewakili Kecamatan Gambiran sebagai peserta lomba Desa Berseri 2017. Desa Purwodadi sendiri telah lama memproyeksikan Dusun Krajan untuk menjadi destinasi agrowisata. Dimana warga disana gemar bercocok tanam dan menjaga kebersihan lingkungannya. Salah satunya budidaya tanaman Ciplukan yang menarik perhatian tim juri Desa Berseri saat berkunjung, Kamis (27/7/2017) kemarin.

Tim juri “Desa Berseri” saat melakukan kunjungan di Desa Purwodadi terlihat sumringah. Kedatangan mereka disambut  senyum dan sapa keramahan. Terlebih saat wawancara dengan warga. Mereka kagum akan kreatifitas warga, mengembangkan tanaman liar Ciplukan untuk di budidayakan. Terlihat dua orang juri mencoba buah Ciplukan yang langsung dipetik sendiri dari tanamannya.

“Manis dan segar, enak rasanya. Tanaman ini biasanya kan tumbuh liar?” kata salah satu juri setengah bertanya yang kemudian mendapat penjelasan dari warga.

Kades Purwodadi Suyatno dan Camat Gambiran Danisworo saat menyambut tim juri Desa Berseri. (Ron/JN)

Kades Purwodadi Suyatno dan Camat Gambiran Danisworo saat menyambut tim juri Desa Berseri. (Ron/JN)

Kepala Desa Purwodadi, Suyanto menjelaskan, Dusun Krajan dipilih karena masyarakatnya gemar dan hidup dari bertani. Selain bercocok tanam disawah, mereka juga berkebun dengan memanfaatkan lahan pekarangan depan dan samping rumah. Tanaman yang banyak ditanam antara lain buah naga dan strobery. Bahkan sejak lama warga tengah mengembangkan budidaya Ciplukan.

“Selain buah naga juga banyak macam seperti strobery. Bahkan ada yang menanam Ciplukan.  Buah Ciplukan selain berguna untuk obat juga rasanya manis dan segar,” jelasnya, ditemui JurnalNews.com di Dusun Krajan Desa Purwodadi.

Ciplukan yang ditanaman warga di Dusun Krajan, ini memiliki ukuran buah dan rasa yang sedikit berbeda dengan Ciplukan yang tumbuh liar. Dimana rasanya lebih manis dan ukurannya dua kali lebih besar. Desa Purwodadi sendiri berniat untuk menggalakan penanamannya. Karena Ciplukan memiliki manfaat kesehatan yang menjadi nilai jual tersendiri.

“Tidak kalah pentingnya, masyarakat disini juga aktif menciptakan dan menjaga kebersihan lingkungannya,” tambahnya.

Pintu gerbang menuju Dusun Krajan Desa Purwodadi. (Ron/JN)

Pintu gerbang menuju Dusun Krajan Desa Purwodadi. (Ron/JN)

Ditemui terpisah, Camat Gambiran, Danisworo menambahkan, dalam acara lomba “Desa Berseri”, Desa Purwodadi dianggap mampu bersaing dan menjadi contoh pada desa-desa lainnya di Kecamatan Gambiran. Seperti infrastruktur, irigasi semua terlihat bagus dan bersih. Masyarakatnya yang ramah membuat desa tersebut menjadi pilihan dari desa-desa lain yang ada di Kecamatan Gambiran.

“Desa Purwodadi kami proyeksikan menjadi Desa Agro wisata dan destinasi wisata air. Dari penilaiannya saya, sudah layak dan mampu untuk dikembangkan. Lihat saja di setiap pekarangan rumah mereka menanami tumbuh – tumbuhan yang bermanfaat jadi udara disini menjadi segar, padahal dilingkungan siini warganya ada yang ternak tapi kebersiahannya pun terjaga,” paparnya. (Ron/JN)

 

Tags: , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan