Mabuk dan Ribut di Kampung, 10 Remaja Digerebek Polisi

Mabuk dan Ribut di Kampung, 10 Remaja Digerebek Polisi
Para remaja yang tertangkap tangan polisi sedang pesta miras. (Ron/JN)
Spread the love

Purwoharjo-Sedikitnya 10 remaja laki-laki tertangkap tangan polisi Purwoharjo, saat pesta minuman keras (miras). Dari lokasi penangkapan, polisi juga menyita dua jerigen berukuran besar berisi miras jenis tuak. Kesemua remaja dan satu orang terduga penjual miras digiring ke Polsek Purwoharjo.

Kepala Unit Bimbingan Masyarakat (Binmas) Polsek Purwoharjo, Aiptu Sunardi mengatakan, penggrebekan itu dilakukan setelah regu patroli yang dipimpinnya menerima laporan dari masyarakat. Laporan menyebutkan bila ada sekelompok remaja yang sedang pesta miras dan membuat kegaduhan di lingkungan sekitar.

Kemudian, lanjut Aiptu Sunardi, laporan itu langsung ditindak lanjuti regu patroli, pada malam itu juga, Sabtu (29/7/2017) pukul 23.30 Wib.

“Ada laporan sekelompok remaja sedang pesta miras di pekarangan salah satu rumah warga di Dusun Ngadirejo Desa Bulurejo. Mereka berbuat gaduh menggangu ketenangan lingkungan,” jelasnya pada JurnalNews.com, Minggu (30//7/2017).

Saat didatangi ke lokasi yang dilaporkan, lanjut Aiptu Sunardi, ternyata ada 10 remaja sedang asik main gitar sambil menikmati tuak di pekarangan rumah yang dihuni  Heny Widiyanti. Dari Heny itu pula para remaja tersebut mendapatkan tuak.

“Dari penggeledahan di rumah saudara Heny, kita temukan dua jerigen besar berisi miras jenis tuwak yang disembunyikan di dapur rumahnya,” tambahnya.

Polisi saat menemukan dua jerigen besar berisi miras jenis tuak di dapur rumah Heny. (Ron/JN)

Polisi saat menemukan dua jerigen besar berisi miras jenis tuak di dapur rumah Heny. (Ron/JN)

Sebelum dibawa ke polsek, Aiptu Sunardi  mengaku memberikan peringatan keras kepada 10 remaja pelaku peseta miras. Masyarakat sekitar  juga dihimbau agar tidak berbuat hal yang bisa berurusan dengan hukum, seperti menjual miras, narkoba dan sejenisnya.

“Untuk masyarakat sekitar kita beri pemahaman agar tidaki menjual minuman keras atau pun narkoba dan sejenisnya. Larena dampaknya selain merusak badan sendiri juga merugikan orang lain. Dan bisa dijerat hukum,” pungkasnya.

Selanjutnya kesemua remaja pemabuk itu dibawa ke Polsek Purwoharjo untuk mendapat pembinaan. Sedangkan Heny Widiyanti yang sebenarnya bukan warga setempat, beserta dua jerigen tuaknya, juga diamankan untuk diproses dengan tindak pidana ringan (tipiring). (Ron/JN)

 

Tags: , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan