Penempatan Kontes Ternak di GOR Tawang Alun Tuai Pro Kontra

Penempatan Kontes Ternak di GOR Tawang Alun Tuai Pro Kontra
Tenda kontes ternak di GOR Tawang Alun. (Ito/JN)
Spread the love

Banyuwangi-Gelanggang Olahraga (GOR) selayaknya digunakan untuk sarana olahraga. Tapi dalam waktu dekat, GOR Tawang Alun, Banyuwangi akan dijadikan tempat kontes ternak. Pemakaian dan pemilihan tempat itu pun menjadi pro dan kontra di tengah masyarakat.

Seperti yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi ini. Dalam salah satu jadwal agenda Banyuwangi Festival terdapat satu kegiatan bernama catle market (pasar hewan). Pada kegiatan itu pula
nantinya juga diadakan kontes ternak.

Rencananya lapangan luas yang biasa digunakan untuk lintasan atletik, sepakbola maupun cabang olahraga lainnya itu akan digunakan untuk tempat larinya ratusan ekor ternak.

Sejumlah kalangan memprotes rencana itu. Mereka keberatan jika sarana yang kini telah kinclong dengan berbagai fasilitas itu akan digunakan tempat manggungnya ternak. Terlebih kini sejumlah kejuaraan olahraga akan berlangsung disana.

“Ya kurang pas lah kalau tempatnya di sini. Kok aneh ya mendengarnya? Apa nggak ada tempat lain selain di sini,” ucap Wayan salah satu pengurus cabor yang berlatih di GOR tersebut, Senin (14/8/2017).

Tanggapan serupa juga disampaikan warga yang kerap berkegiatan di  GOR Tawang Alun. Mereka merasa terganggu dengan rencana tersebut. Dan penempatan kontes ternak di ruang publik khusus seperti itu tidak mencerminkan kepedulian.

“Ini kan pusatnya tempat olahraga, kalau ini digunakan untuk kegiatan itu dimana kami akan
berolahraga? Terus di sini kan ternak ya, kalau rusak gimana? Bukan kami tak boleh untuk berkegiatan, tapi kan kurang pasa saja,” ungkap Irwan.

Dinas Pertanian Banyuwangi penyelenggaran acara catle market memastikan jika acara itu nantinya tidak akan sampai merusak kondisi yang ada. Terlebih acara itu hanya sementara saja.

“Kami tahu diri lah, Kami tidak akan merusak tempat itu. Kami pastikan itu. Kami 5 tahun di sana, kami dulu berjuang bentuk sedemikian rupa agar ini menjadi tempat yang dapat dinikmati bersama,” Jelas Kepala
Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiyawan, ditemui terpisah.

Selebihnya, Dinas Pertanian juga telah berkirim surat kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas untuk menggunakan GOR Tawangalun tersebut. Dan jawabannya, ada secercah persetujuan dari pemimpin
Banyuwangi itu.

“Adanya masalah ini sebenarnya kami juga berfiikir untuk mencari alternatif lain. Jadi, lokasinya masih tentatif. Yang jelas kami sudah meminta ijin ke bupati,” pungkasnya.

Meski penggunaan tempat masih belum pasti, namun saat ini di GOR Tawang Alun sudah mulai berdatangan peralatan dan perlengkapan acara kontes ternak. Bahkan, barang-barang itu sudah ada sepekan terakhir. (Ito/JN)

Tags:
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan