GAMBIRAN – Acara Musyawarah rencana pembangunan Desa (Musrenbangdes) didesa Jajag dilaksanakan pada malam hari. Tidak beda seperti desa lain agar masyarakat yang siangnya ada kesibukan kalau malam hari semua bisa datang, musyawaroh dilakukan dibalai desa jajag pada hari rabo tadi malam pukul 07.00 wib. Kamis (25/01/2018).
Musrenbangdes dihadiri oleh Forpimka Kecamatan Gambiran, Camat, Ketua DPRD Banyuwangi, pemuka agama, tokoh Masyarakat,Pendidikan, Puskesmas,BPD, LPMD,Kadus,Rt,Rw didesa Jajag.
Kades Jajag Parno saat difodium menyampikan, beliau sangat berterima kasih kepada Forpimka kecamatan Gambiran yang telah menghadiri Musrenbangdes juga musyarakat dan instansi lain.
“Dari hasil ini yang kita prioritaskan akan kita bawa ke Musrenbangcam,” jelas Parno Kepala Desa Jajag.
Sementara Camat Gambiran Danis swara menghimbau kepada semuanya agar permintaan yang diprioritaskan tidak hanya pembangunan pisik.
” kalau bisa permintaan jangan hanya pembangunan pisik namun SDM juga penting seperti pendidikan dan kesehatan, agar tidak ada anak putus sekolah,” jelas Danis swara.
Diwaktu yang berbeda, wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ismoko SE, difodium menyampaikan,” aspirasi dan usulan usulan di tingkat dusun harus ada perhatian kepada tingkat bawah,” terangnya.
Ismoko menambahkan,” selain usulan itu semua kita juga harus memperhatikan dan mendorong sanggar seni yang ada di Desa Jajag,supaya sanggar seni yang ada di Jajag hidup lagi dan masyarakat ada tambahan pengasilan, itu juga diprogram sumber daya masyarakat,” ucapnya.
“Nanti kami dampingi usulan dari masyarakat Desa Jajag, hasil dari musrenbagcam dibawa ke Daerah Kabupaten Banyuwangi. Tutur Ismoko saat ditemui wartawan.
Saat ditanya bagaimana mengawasi dana yang didesa Ismoko menjelaskan,” kalu masalah itu sudah ada pengawasan dari kepolisian karena Bupati sudah ada kerjasama dengan Polres Banyuwangi,” tambahnya. (Din/ron).


Komentar