oleh

WISATA ALAM RUMAH POHON DI HUTAN PINUS SONGGON BANYUWANGI COCOK UNTUK TEMPAT REKREASI DI SAAT PANDEMI

Spread the love

Mencari tempat rekreasi yang sejuk, tenang dan berbau alam bagi para adventure merupakan tantangan tersendiri.Tempat yang berkesan jauh dari kemewahan dan hiruk pikuk kebisingan perkotaan saat ini menjadi kebutuhan tersendiri.

Meskipun dalam suasana pandemi yang tidak jelas kapan berakhirnya ini, rekreasi bertema alam dan jauh dari kerumunan adalah solusi tepat untuk membawa keluarga,sahabat, komunitas, merifresh diri untuk kesehatan mental spiritual. Kebutuhan yang tergolong masuk kebutuhan tambahan ini wajib dipertimbangkan.

Salah satu tempat rekreasi bertema Alam yang natural dan jauh dari kesan mewah ada di Banyuwangi tepatnya di Desa Sumberbulu kecamatan Songgon masuk wilayah Perhutani Bayu Kidul/Banyuwangi Barat yang berada kurang lebih 10 km di bawah kaki Gunung Raung.

Dengan wisata unggulannya Rumah pohon yang dilengkapi dengan fasilitas lain seperti gazebo, ayunan, aula, musholla, MCK yang menggunakan style alam dari kayu, bambu dikombinasi dengan penguat rangka baja cukup aman bagi pengunjung rata-rata membawa anak kecil.

IMG-20210620-WA0058

Hamparan pohon pinus berderet rapi,dengan bau khas sadapan getah pinusnya yang terlihat disetiap pohon ditampung oleh mangkuk terbuat dari tempurung kelapa. Bagi siapa pun yang datang berkunjung dikenakan retribusi biaya masuk kendaraan roda dua dengan tarif @10.000, roda 4 dua kali lipatnya.

Selain fasilitas tidak bergerak tersebut juga disiapkan tempat cuci tangan yang tersebar diarea permainan anak -anak, pengunjung dapat naik angkot Betor (becak motor) odhong-odhong yang membawa penumpangnya berkeliling di sekitar lokasi tersebut dengan tarif per orang Rp 5.000,00.

Sepanjang kiri kanan jalan di hutan pinus tersebut dihiasi pohon pakis/paku yang tumbuh liar dan siapapun boleh memetiknya untuk dikonsumsi sebagai kuliner sayur pelengkap hidangan seperti pecel, tumis, krawu, pindang dan lodeh pakis/paku.

Menikmati pemandangan di sebelah utara berbatasan dengan sungai yang cukup dalam dan deras aliran dari air terjun telunjuk raung yang merayap berliku dan berkelok bagaikan ular sedang berjalan, sungguh pemandangan luar biasa.

Selain itu penulis yang sedang berjalan- jalan melihat banyak pohon paku raksasa jenis pakissaraf yang masuk kategori flora purba seperti di film Jurasicpark/The jungle.

Tanpa terasa suara serangga yang ikut meramaikan konser bernuansa alam di hari Ahad/Minggu, 20 Juni 2021 tersebut ditimpa oleh suara merdu artis Dini Kurnia yang rupanya membuat shoting videoclip album terbarunya dengan krue musisi dan fotografer yang membawa peralatan bak studio rejaman.

Bakda duhur dibawah payung massal dekorasi yang digantung secara terbalik cantik di sela pohon pinus membentuk jalur tol gerbang pintu keluar masuk wisatawan di sana dan juga ada gembok cinta untuk moment mengabadikan kunjungan wisata, penulis berkemas melanjutkan perjalan mencari kuliner desa yang terkenal di Songgon yaitu Warung Kicir menu makan siang ala wong desa khas Banyuwangi (jangan kelor, iwak asin, goreng welut, pelas oleng, pitik kampung kesrut, dll ) plus minuman wedang jahe, temulawak, jeruk limau, dan jus aneka buah, juga kopi oseng.

Tertantang untuk datang??? Dapat sehat, perut kenyang, hati girang, imun kebal, datang ke Rumah Pohon Hutan Pinus Songgon. (Ambarwati Soenarko)