Para milenial beradu kreasi dalam memainkan alat musik guna memikat para dewan juri dalam ajang Festival Musik Akustik . Acara itu digelar Pemerintah Desa Paspan Kecamatan Glagah dalam rangka menyambut Ramadhan 1443 Hijriah. Lomba yang dibuka untuk tingkat pelajar SMP-SMA/SMK ini dimulai dari tanggal 9 April hingga 29 April 2022 dengan jumlah peserta mencapai puluhan peserta dari berbagai wilayah di Banyuwangi.
Lounching Festival Musik akustik tersebut dilakukan oleh Ketua Umum, DPC PAMMI Banyuwangi DR. H.Sarminanto dengan menabuh kendang didampingi Ayah Jt. dan Reza Pahlevi Kades Paspan. Ketua Umum DPC PAMMI Banyuwangi DR. H. Sarminanto dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini adalah sebagai bentuk kerja nyata DPC PAMMI Banyuwangi mensuport kegiatan pemuda pemudi yang ada di Kabupaten Banyuwangi untuk berkreasi dalam seni musik akustik khususnya. Kegiatan ini salah satu bentuk penyaluran bakat musik bagi pemuda dan diharapkan para musisi yang ikut lomba menjadi pelopor generasi muda dalam menyalurkan bakatnya guna meningkatkan kreativitas khususnya dalam pelaksanaan pagelaran musik akustik.

“Saya sangat mengapresiasi dan bangga kepada Pemdes Paspan yang telah memberikan wadah bagi perkembangan generasi muda dan memberikan hiburan bagi masyarakat. PAMMI akan terus mensupport kegiatan positif,
bertujuan untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas anak muda dalam bermusik. Lomba Musik Akustik ini diharapkan dapat menjadi momen yang tepat dan sesuai untuk mengekspresikan bakat dan minat pemuda, terutama dalam bidang seni musik, “kata Sarmianto.
Sarminanto juga berharap ajang seperti Musik Akustik ini agar sering-sering diadakan oleh siapa pun, tujuannya jelas untuk menyalurkan bakat- bakat, serta menggali potensi yang ada pada anak muda saat ini.
”Karena minat anak mudah terhadap musik itu besar sekali. Dengan adanya kegiatan ini, minimal bisa memberikan jalan kepada mereka untuk mencoba potensinya, ” tambahnya. DPC PAMMI Banyuwangi akan terus mensuport kegiatan positif seperti ini ,” kata Sarminanto dalam keterangannya, Sabtu (9/4/2022).

Sementara itu, Kepala Desa Paspan H. Reza Pahlevi mengatakan, kegiatan lomba Festival Musik Akustik ini adalah yang pertama sekali atau perdana yang digelar oleh Pemdes Paspan. Tujuannya untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas anak muda dalam bermusik.
“Lomba Musik Akustik ini diharap dapat menjadi momen yang tepat dan sesuai untuk mengekspresikan bakat dan minat pemuda, terutama dalam bidang seni musik. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi,” ujarnya.
Menurut dia, “Festival akustik.
Seluruh peserta pun berasal dari para pelajar SMP dan SMA sederajat. Meski demikian, Reza memastikan, bahwa festival musik akustik yang berlangsung di Umyah Madang, merupakan awal untuk memulai kembali ajang perlombaan antar sekolah yang sempat vakum selama 2 tahun pandemi, “tambahnya.
Menurut Ayah Jt. Ketua Harian DPC PAMMI Banyuwangi mengatakan, tujuan yang paling mendasar dari kegiatan ini adalah sebagai apresiasi setinggi-tingginya kepada para milenial “Yang paling fundamental adalah penghormatan kita kepada para milenial dengan memberi apresiasi dalam lomba ini, kita berusaha untuk sedikit menyanjungnya melalui lagu-lagu dengan iringan musik akustik,” ujarnya
Suport nyata DPC PAMMI Banyuwangi, berupa meminpin tehnical meting, menyiapkan dewan juri dan tropy yang akan diperebutkan oleh para peserta lomba. Gelaran acara ini sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para milenial dalam bermain musik akustik.
“PAMMI Banyuwangi berharap lewat festival ini bisa menginspirasi generasi milenial untuk menjadikan musik akustik agar bisa menjadi inspirasi anak muda melenial lainnya sebagai spirit dan enegi dalam pengabdian di manapun juga,” pungkasnya.(Ilham Triadi)


Komentar