oleh

Festival Seni Ramadhan ( FSR) dan Ramadhan Art Festival ( RAF ) dalam Balutan Street Food Festival 2022

Kota Banyuwangi merupakan kota yang penuh dengan insan kreatif. Kreativitas masyarakat Banyuwangi diimplementasikan dengan berbagai macam bentuk, antara lain seni, budaya termasuk musik religi.

Acara ini diselenggarakan di halaman Kecamatan Kota Banyuwangi. Selama bulan Ramadan, Banyuwangi akan menggelar sejumlah even bernuansa religius yang masih dalam rangkaian even Stret Food Festival 2022 yang terangkum dalam balutan Festival Ramadan .Dua even yang akan menghiasi Festival Stret Food ini adalah Festival Seni Ramadhan (4-12 April ) dan Ramadhan Art Festival (16 – 23 April).
Festival Seni Ramadhan diadakan sebagai wadah pemenuhan kreativitas.

IMG-20220421-WA0051

Selama bulan Ramadan, Banyuwangi akan menggelar sejumlah even bernuansa religius yang masih dalam rangkaian even Stret Food Festival 2022 yang terangkum dalam balutan Festival Ramadan. Dua even yang akan menghiasi Festival Street Food ini adalah Festival Seni Ramadhan (4-12 April ) dan Ramadhan Art Festival (16 – 23 April).
Festival ini digelar selama 9 malam 4-12 April 2022, usai sholat taraweh. Setiap malam tampil 2 Kelurahan di halaman Kecamatan Banywuangi. Sedikitnya ada 18 grup dari 18 kelurahan se Kecamatan Banyuwangi akan bermain musik

Dikatakan Camat Banyuwangi Danisworo, Festival Seni Ramadhan ini sengaja digelar untuk menununjukkan kepada khalayak agar lebih meresapi kemuliaan Ramadan dan mengenal tradisi masyarakat Banyuwangi saat Ramadan. Kegiatan Festival Seni Ramadhan 1443 Hijriyah yang ada di kecamatan Banyuwangi adalah sebuah perwujudan untuk mengapresiasi kegiatan para pelaku seni yang ada di wilayah kecamatan Banyuwangi karena selama 2 tahun terakhir mereka tidak bisa mengapresiasi diri karena pandemi covid-19.

“Untuk itu kami mencoba di momentum yang sangat bagus yaitu dalam bulan suci ramadhan yang telah dilaunching juga oleh ibu Bupati Banyuwangi kegiatan Street Food atau Takjil Ramadhan 3/4 lalu di sebelah Kecamatan tepatnya disepanjang jalan Brigjen Katamso, “ujar Danis.

IMG-20220421-WA0053

Lanjutnya momen ini merupakan saat yang bagus para seniman dari masing-masing kelurahan bisa tampil 1 grup dalam tiap malam mulai tanggal 4 April sampai 12 April 2022 pukul 20.00-22.00.

“Tujuannya adalah untuk menjalin harmoni melalui musik Ramadhan ini karena dengan seni kita bisa menggalang semua kalangan untuk menikmati seni hiburan dan kami berharap apresiasi ini bisa berjalan dengan baik dan masing-masing pemain akan kami beri apresiasi dengan penilaian yang terbaik melalui YouTube dan like yang terbanyak akan menjadi pemenang. sehingga masing-masing Kelurahan akan berusaha bersaing satu dengan yang lain untuk bisa mengajak penonton supaya bisa ng-like dengan banyak sehingga mereka akan menjadi pemenangnya adapun pemenangnya itu ada beberapa kategori diantaranya : pertama penampilan terbaik , kedua suara favorit terbanyak dan ketiga penampilan terheboh, “pungkas Danisworo.

Sementara berakhirnya Festival Seni Ramadhan ( FSR ) dilanjut dengan
Ramadhan Art Festival (RAF) 2022 juga masih dalam rangkaian semarak acara Street Food Festival 2022 pasar takjil ramadhan di jalan Bridjen Katamso Kecamatan Banyuwangi, momen pembukaannya dilakukan pengguntingan pita oleh Novian Dharma Putra Ketua Etalase Kecamatan Banyuwangi, Sabtu sore (16/4/2022).

Novian mengatakan Ramadhan Art Festival ini sebagai wadah Kreativitas seniman Banyuwangi yang diimplementasikan dengan berbagai macam bentuk, antara lain seni musik dan seni lukis. Karena Kota Banyuwangi merupakan kota yang penuh dengan insan kreatif. Acara Ramadhan Art Festival diselenggarakan untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1443 Hijriyah, sebagai wadah pemenuhan kreativitas. Acara diadakan selama 8 hari dari tanggal 16 hingga 23 April 2022

Sementara menurut Robin Febrianto, ketua Acara RAF 2022, mengatakan Ramadhan Art Festival 2022 bertujuan untuk memeriahkan acara Street Food Festival 2022 sekaligus menjadi hiburan untuk warga Banyuwangi sembari menunggu waktu berbuka.

“Juga sebagai ruang untuk seniman musik dan seniman perupa menampilkan karya-karyanya,” ungkapnya.

Lima band dan sejumlah seniman musik Banyuwangi tampil bergantian dengan membawakan 2 lagu dan lima seniman perupa dengan puluhan karyanya yang dipamerkan di didepan pelataran gedung PKK Kecamatan Banyuwangi.

“Semakin sore pengunjung semakin terpantau ramai, banyak yang membeli takjil di lapak lapak penjual maupun lauk pauk buat persiapan berbuka, “ujar Robin.(Ilham Triadi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *