oleh

Pembangunan Pagar BPP Kecamatan Cluring, Ada Yang Janggal. Mau Tau..!

BANYUWANGI, Jurnal News – Proyek pembangunan pagar di kantor Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Cluring diduga menyalai aturan pendirian bangunan, lihat saja pagar depan kantor tersebut sebagian numpang diatas bangunan milik plengsengan Drainase jalan yang lebih dulu berdiri.

Pagar kantor BPP tersebut belom semuanya rampung diduga masih 80%. Berlokasi ditepi jalan raya Benculuk, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Jawa Timur. Kamis (08/12/2022).

Ketua Forum Pelopor Peduli Indonesia (FPPI) Ahmad Munir, menyayangkan perbuatan konsultan karena rencana bangunan didirikan berdasarkan gambar (site plan).

“Apakah mungkin bangunan pagar itu sesuai gambar, menurut kami tidak mungkin karena bangunan didirikan diatas tanah milik institusi lain. Walau pun sama – sama milik pemerintah,” tegasnya.

Diduga ini menyalai aturan, kata Munir, sebelum dibangun bisa dipastikan titik lokasi melalui MC 0, dan tidak mungkin numpang tanah milik dinas lain.

“Ini bisa dipastikan menyalai aturan jika itu bersalah, ya harus dibongkar dan dibenarkan posisi bangunanya.” Ungkapnya.

Foto : Patok batas milik dinas lain.
Foto : Patok batas milik dinas lain.

Sebelumya Kantor Balai Penyuluh Pertanian BPP bertempat di lingkungan Kantor Camat Cluring. Sekarang didirikan dilahan bekas kantor DPU, kini akhirnya BPP mempunyai tempat dan kantor baru.

Selain dibangun kantor baru, fasilitas lain juga dicukupi seperti pagar dan pengadaan air bersih. Bangunan kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cluring didirikan ditanah milik Pemerintan Daerah Banyuwangi.

Melihat anggaran yang alokasikan oleh Pemerintah Daerah Banyuwangi cukuplah tinggi, ada tiga alokasi anggran di proyek tersebut, melibatkan beberapa CV Pelaksana.

Pantauan dilapangan, biaya anggaran pembangunan pagar cukup sebesar, bernilai Rp 185.538.000. bersumber dari APBD tahun 2022.

Informasi yang didapat Jurnalnews dari Dinas PU Pengairan Banyuwangi, melalui Sekdin Riza Alfahrobi menjelaskan jika dilihat dari model bangunan drainase tersebut bukan punya Dinas Pengairan.

“Model bangunan drainasenya bukan punya pengairan, itu drainase jalan,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, M.Khoiri saat dihubungi belom bisa menjelaskan karena enggan mengangkat telpon.

Penulis : Rony

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *