oleh

DOSEN UNIBA MENGEMBANGKAN SISTEM AUTOMATIC CONTROLLING SYSTEM BERBASIS IOT UNTUK MEMBANTU UMKM JAMUR TIRAM DI DESA GINTANGAN KECAMATAN ROGOJAMPI BANYUWANGI

BANYUWANGI, Jurnalnews – Program kegiatan pengabdian masyarakat melalui skema program kemitraan masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh tiga dosen uniba, Raup Padillah, M.Pd., Fitri Nurmasari, S.Pd.Si., M.Si., dan Siti Napisah, S.Psi., M.Psi. berhasil mengembangkan SISTEM AUTOMATIC CONTROLLING SYSTEM BERBASIS IOT yang diimplementasikan pada UMKM jamur tiram yang ada di desa gintangan kecamatan rogojampi, Banyuwangi. Teknologi ini merupakan salah satu implementasi inovasi teknologi hasil dari riset tim dosen uniba yang bertujuan untuk membantu mitra mengatasi berbagai permaslahan yang dialami seperti kondisi suhu yang tidak stabil, tingginya tingkat kematian jamur, serta tidak optimalnya hasil produksi pada saat panen.

Suhu adalah salah satu faktor paling krusial dalam budidaya jamur tiram. Dalam fase inkubasi, suhu yang ideal berkisar antara 24-28°C. Suhu yang stabil di kisaran ini akan memfasilitasi pertumbuhan micelium yang cepat dan sehat. Namun, suhu harus diturunkan ke kisaran 12-18°C selama fase fruiting atau pembentukan buah. Teknologi AUTOMATIC CONTROLLING SYSTEM BERBASIS IOT dapat membantu mitra untuk mengkondisikan suhu pada derajat ideal sehingga memungkinkan untuk mendapatkan hasil produksi jamur secara maksimal.

Secara keseluruhan, teknologi AUTOMATIC CONTROLLING SYSTEM BERBASIS IOT yang diimplementasikan pada usaha jamur tiram mililk mitra berhasil meningkatkan kapasitas produksi sebesar 25% (dari 500kg meningkat 650kg), berhasil menurunkan tingkat serangan hama pada saat proses pertumbuhan jamur dari 15% menjadi 5% (turun 10%), dan menurunkan tingkat kematian jamur 5-10%. Hasil tersebut otomatis meningkatkan pendapatan mitra dari hasil penjualan jamur tiram dengan mengoptimalkan kondisi suhu kumbung jamur dan meminimalisir tingkat kematian jamur tiram dengan melakukan upaya serangan hama yang menyerang baklog jamur. (Miska)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *