MALANG, 20 Juli 2026 – Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tergabung dalam Kelompok UM BBM (Belajar Bersama Masyarakat) Saritaloka melaksanakan pengabdian masyarakat di RW 5, Kelurahan Kedungkandang, Kota Malang. Program pengabdian ini berlangsung selama 45 hari, dimulai sejak 19 Juni 2026, di bawah bimbingan Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Dr. Arief Noviarkahman Zagladi, S.E, M.M.
Selama menjalankan pengabdian, tim mahasiswa yang terdiri dari Catharina Apriliandari Andreanti (S1 Pendidikan Nonformal), Nazwa Elisya Danella (S1 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah), Tasya Suhadinah Simanjuntak (S1 Pendidikan Bahasa Jerman), Ainuzzaim Azzaki (S1 Pendidikan Fisika), Sulistiani (S1 Fisika), Garizah Komala Budianti (S1 Pendidikan Akuntansi), Noval Adi Candra (S1 Pendidikan Teknik Elektro), Alya Auralia Santika (S1 Pendidikan Tata Busana), Dahwa Elsera Septia Ardhani (S1 Pendidikan Geografi), Andinar Yaufa Maulana (S1 Ilmu Komunikasi), Nayla Mustafidah (S1 Psikologi), Muhammad Nu’man Ma’arif (D4 Akuntansi), Krisna Danu Endryarto (D4 Teknologi Rekayasa Sistem Elektronika), dan Paramitha Dwi Avriliani (D4 Tata Boga) tidak hanya berfokus pada kegiatan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan yang dihadapi warga. Salah satu program yang menjadi perhatian utama adalah peningkatan keselamatan lalu lintas lingkungan melalui pemberian 4 unit kaca cembung dan 20 reflektor jalan.
Program ini berangkat dari hasil observasi lapangan bersama Ketua RW dan warga yang menunjukkan masih adanya beberapa titik jalan dengan tikungan tertutup serta minim penerangan sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama pada malam hari. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, Kelompok UM BBM Saritaloka menyerahkan empat kaca cembung yang dipasang di empat titik rawan kecelakaan di wilayah RW 5. Selain itu, mahasiswa juga memasang 20 reflektor jalan pada ruas jalan yang masih minim pencahayaan untuk membantu meningkatkan visibilitas pengguna jalan.
Proses pemasangan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak tahap survei lokasi hingga proses instalasi, sehingga program ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
Selain program keselamatan jalan, Kelompok UM BBM Saritaloka juga melaksanakan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung kebutuhan desain dan pengeditan konten digital menggunakan aplikasi Canva dan CapCut. Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 pemuda-pemudi Karang Taruna RW 5 sebagai upaya meningkatkan literasi digital generasi muda di era perkembangan teknologi.
Koordinator Desa Kelompok UM BBM Saritaloka, Iz Fathma Agmadina (S1 Bioteknologi), menyampaikan bahwa program bantuan kaca cembung dan reflektor merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebutuhan riil masyarakat.
“Sejak awal kami melakukan observasi, warga menyampaikan bahwa terdapat beberapa titik yang cukup berbahaya karena tikungan yang tertutup dan kondisi jalan yang gelap pada malam hari. Dari situlah kami berupaya menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Kami berharap keberadaan empat kaca cembung dan dua puluh reflektor jalan ini dapat membantu meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan serta mengurangi potensi kecelakaan di lingkungan RW 5. Kami juga sangat berterima kasih kepada seluruh warga yang turut bergotong royong selama proses pemasangan.”
Ketua RW 5 Kelurahan Kedungkandang turut mengapresiasi kontribusi mahasiswa UM BBM Saritaloka yang telah memberikan solusi atas kebutuhan lingkungan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa Universitas Negeri Malang yang telah memberikan bantuan berupa kaca cembung dan reflektor jalan. Bantuan ini sangat bermanfaat karena memang menjadi kebutuhan warga, terutama pada beberapa titik yang memiliki risiko kecelakaan cukup tinggi. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membawa program, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi keselamatan masyarakat. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal baik dan dapat terus memberikan manfaat bagi warga RW 5.”
Melalui program tersebut, Kelompok UM BBM Saritaloka membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan edukasi, tetapi juga melalui penyediaan fasilitas yang mampu meningkatkan keamanan lingkungan secara berkelanjutan. Bantuan 4 kaca cembung dan 20 reflektor jalan diharapkan menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko kecelakaan sekaligus memperkuat budaya gotong royong antara mahasiswa dan masyarakat. (Yeti Chotimah/AWN/JN-SW)


Komentar