oleh

Serius Tangani PMK, Kecamatan Wongsorejo Kolaborasi dengan BPBD Jawa Timur Semprot Desinfektan di Pasar Hewan

Pemdes Bajulmati mengantisipasi penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Selain melakukan pengobatan dan pendataan hewan tertular, Pemdes Bajulmati juga melakukan penyemprotan disinfektan di pasar hewan. Penyemprotan ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus Penyakit Kuku Dan Mulut (PMK) pada hewan. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim bersama BPBD Banyuwangi, Rabu (15/6/2022).

Pemkab Banyuwangi terus melakukan berbagai upaya dalam menekan penyebaran PMK. Sinergitas Kabupaten dan Provinsi Jatim dilakukan dengan melakukan penyemprotan desinfektan di beberapa tempat lokasi berkumpulnya hewan ternak.

IMG-20220616-WA0058

“Jadi BPBD Banyuwangi dan Jatim memback up kegiatan yang difokuskan di Dinas Pertanian. Sudah dilakukan penyemprotan di beberapa lokasi di pasar hewan dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH),” ujar Kepala Camat wongsorejo kepada wartawan.

Camat Wongsorejo Drs. Muhammad Nuril Falah, M.si berharap, sebelum Idul Adha penularan PMK bisa ditekan semaksimal mungkin. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir dengan adanya penyakit tersebut. Selain itu bagi para pedagang, tak perlu khawatir dengan harga ternak kurban bakal turun.

“Tentu kami berharap ini segera berakhir. Sehingga tidak ada kekhawatiran baik dari masyarakat dan pedagang hewan kurban. Kami mohon doa agar penyakit PMK tak membuat dilema bagi siapapun. Kami juga menyediakan tempat karantina sapi yang tertular penyakit PMK di samping pasar hewan yang bisa memuat 30 ekor,” pungkasnya.

IMG-20220616-WA0059

Kades Bajulmati, Abdul Ghofar turut hadir dalam kegiatan penyemprotan disinfektan di pasar hewan Bajulmati “Kami juga melakukan sosialisasi ke peternak atau pedagang, minta mereka mengisolasi ternak yang baru datang, kemudian mengamati dan sebagainya karena saya yakin proses ini akan memberi banyak pembelajaran dan banyak hal yang nanti bisa digunakan untuk menangani penyebaran PMK ini. Dan warga desa bajulmati yang hewan ternaknya terkena PMK, salah satu ihtiarnya mereka memberikan Larutan penyegar dan empon-empon untuk ihtiar menyembuhkan hewan ternak yang terkena PMK. Dan alhamduliallah sapi yang terkena PMK berangsur kembali sembuh.” Kata Kepaladesa Bajulmati. (Q’Nin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *