Tiang Papan Larangan Pendirian Bangunan di Bantaran Sungai Dicabut Paksa

Tiang Papan Larangan Pendirian Bangunan di Bantaran Sungai Dicabut Paksa
Teronggok-Tiang papan larangan milik Dinas PU Pengairan yang dicabut paksa. (Ron/Jn)
Spread the love

Bangorejo-Sejumlah papan bertiang besi “larangan mendirikan bangunan di tanah Stren sungai” di tepi sungai Talang Bangorejo, dijebol dari tempatnya. Papan berbahan plat besi itu teronggok dibawah pohon beberapa minggu terakhir. Insiden ini disayangkan pihak Dinas terkait.

Ada 4 tiang papan besi yang ditumpuk jadi satu di bawah pohon. Tak jauh dari sana, diketahui ada 4 lubang yang sepertinya bekas tiang itu berdiri. Satu lubang disebelah kiri dan tiga lubang lainnya disebelah kanan, persis berada di tepi jalan raya setempat.

“Seingat saya papan itu dijebol saat ada acara ruwatan wayang kulit,” terang warga sekitar yang tidak mau sebutkan namanya ditemui JurnalNews.com di lokasi, Selasa (16/5/2017).

Padahal fungsi papan sangat vital, dimana berisi pengumuman tentang larangan mendirikan bangunan dibantaran sungai serta larangan untuk tidak membuang sampah di sungai. Apalagi papan dan tiang besinya dibuat dan dibangun dari uang negara.

Korda Pengairan Benculuk (membawahi wilayah administrasi pengairan di Bangorejo), Rejo Atmoko membenarkan kejadian tersebut. Ke empat papan pengumuman itu sempat dikira hilang. Saat ditelusuri diketahui jika papan papan itu diduga dicabut atas perintah empu hajatan ruwatan wayang kulit.

“Saat saya memeriksa debit air saya lihat papan tersebut tidak ada dan saya tanyakan kepada warga setempat, bahwa papan tersebut memang dijebol (atas perintah pemilik hajatan ruwatan) dan tidak ijin kepada kami,” ungkapnya seraya berharap agar papan yang dicabut segara dikembalikan seperti semula. (Ron/Jn)

Tags: ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan