Tarif Mahal, Tapi BTS Telkomsel Ini Diduga Dibangun Saat Proses Perijinan

Tarif Mahal, Tapi BTS Telkomsel Ini Diduga Dibangun Saat Proses Perijinan
Saat proses pembangunan tower BTS, ini diduga ijinnya tidak lengkap. (Ron/Jn)
Spread the love

Cluring-Pendirian tower bersama grup (TBG) milik Telkomsel di Dusun Simbar Desa Tampo, Kecamatan Cluring, memang hampir rampung. Namun pembangunannya diduga dilakukan saat dokumen perijinannya masih dalam proses. Di lokasi pembangunan tower, tidak terpampang plakat IMB (Ijin mendirikan bangunan) resmi, Selasa (13/6/2017).

Hingga Selasa (13/6/2017) siang, para pekerja masih sibuk merakit tower yang tingginya 62 meter dipekarangan warga yang luas lahan 12 x 12 meter. Pembangunan tower BTS (Base Transceiver Station) ini diduga sudah melebihi target hari pengerjaan. Mulai awal pemasangan hingga hari ini sudah hampir 2 bulan, karena pengiriman bahan telat.

Proyek semacam itu dengan ukuran dan tinggi tower yang sama, paling lama 4 minggu sudah rampung. Menurut Ibrahim (42), pimpinan proyek tower mengatakan, pengerjaan tower itu diborongkan ke SME sipil mekanikal ericsson.

“Yang saya tahu saya disuruh mengerjakan perakitan pendirian tower saja. Mengenai ijin ada sendiri tim untuk mengurusnya,” jelasnya, ditemui JurnalNews.com dilokasi.

Tower BTS di Dusun Simbar Desa Tampo, Cluring. (Ron/Jn)

Tower BTS di Dusun Simbar Desa Tampo, Cluring. (Ron/Jn)

Sementara Rofi’i Sekretaris Desa Tampo menjelaskan, bila pihaknya hanya menerima tanda tangan warga yang setuju dengan adanya pendirian tower diwilayahnya. Tanda tangan itu dibawa ke kantor desa untuk pengurusan ijin gangguan (Hinder Ordonantie – HO).

“Mengenai ijin tersebut sudah diterbitkan apa belum saya tidak tahu. Toh itu juga bukan wewenang kami kalau memang itu belum ada ijin tapi kok sudah hampir selesai,” paparnya saat ditemui di kantor desa Tampo.

Dikesempatan lain Camat Cluring Yoppy Bayu Irawan saat dikonfrimasi ditelepon selulernya, memberikan jawaban yang ambigu. Dia mengaku tidak tahu menahu bila ada pembangunan baru tower BTS Telkomsel di wilayahnya. Namun disisi lain ia juga mengaku pernah ada yang mengajukan ijin ke kantor kecamatan. Membingungkan.

“Kalau pendirian tower yang lokasinya di simbar saya baru dengar kalau ada pendirian tower. Saya malah ngak tahu itu sudah pengajuan ijin kekecamatan apa tidak? Mungkin dulu iya karena lama saya lupa, coba langsung tanyakan saja ke perijinan,” ujarnya. (Ron/Jn)

Tags: , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan