Perhutani Angkut Kayu Jati Ilegal di Kebun Naga

Perhutani Angkut Kayu Jati Ilegal di Kebun Naga
Barang bukti kayu jati olahan yang diamankan Polmobhut KPH Banyuwangi Selatan. (Ron/JN)
Spread the love

Siliragung-Polisi Hutan Mobile (Polhutmob) KPH Banyuwangi Selatan, menggrebek kebun buah naga milik salah satu warga Dusun Sumber Manggis Desa Barurejo, Sabtu (5/7/2017) pukul 10.00 Wib, kemarin. Apa pasal? Di kebun buah naga tersebut ditenggarai terdapat tumpukan kayu jati illegal.

Dari pemeriksaan dilokasi, petugas menemukan sejumlah tumpukan kayu jati olahan (balok servis) yang tersebar di tiga itik di kebun buah naga yang diketahui milik Wagirin (50). Total ada 9 batang kayu jati (1,258 kubik) yang ditemukan. Dengan rincian, ukuran 110 (medel 22) satu batang. Ukuran 250 (medel 25) tujuh batang dan ukuran 250 (medel 28) sebanyak satu batang.

Diduga kayu jati sengaja ditaruh secara acak di kebun buah naga untuk mengelabuhi petugas. Kayu-kayu jati itu diletakkan terpisah, dimana 4 batang di tengah dan 2 batang ditepi lahan dan 2 batang lagi dibelakang lahan. ,Sayangnya pemilik kebun buah naga yang diduga pemilik kayu tanpa surat resmi itu berhasil melarikan diri.

“Setelah kita meneriman laporan warga kita datangi memang benar saudara Wagirin menyembunyikan kayu jati yang diduga hendak dikirim keluar kota. Hasil tangkapan saat ini ditaruh di rumah dinas Pehrutani di Pecinan yang nantinya akan dikirm ke tempat penimbunan kayu di Gaul,” jelas salah satu anggota Polmobhut KPH Banyuwangi Selatan, yang enggan disebutkan namanya, ditemui JurnalNews.com, Senin (7/8/2017).

Wagirin sendiri pernah dijatuhi hukuman penjara karena terbukti melakukan pencurian kayu jati. Informasi lain juga menyebutkan Wagirin sering diketahui mengirim kayu jati ke luar pulau. Terungkapnya kayu jati di kebun buah naga itu sendiri berkat laporan dari masyarakat.

“Orang ini pemain lama dan juga pernah masuk penjara karena mencuri kayu. Kayu yang mau dikirim ke pembelinya bentuknya sudah menjadi kayu servis (kotak) dan menurut info Wagirin sering kirim kayu ke Bali,” tambahnya.

Sayangnya Komandan Regu (Danru) Polmobhut KPH Banyuwangi Selatan, Muaji, dan Perwira Pembina (Pabin) KPH Banyuwangi Selatan Kompol Bambang Heru Koswoto enggan untuk dikonfirmasi. Danru beralasan cukup konfirmasi ke bawahannya. Sedangkan Pabin beralasan sedang di Polres Banyuwangi.

“Hubungi Pak Danru saja, saya sedang  di Polres,” kata Kompol Bambang  Heru Koswoto, saat dihubungi di nomor aplikas Whatsapp-nya. (Ron/JN)

Tags:
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan