Pajak Hiburan Karaoke di Banyuwangi Naik Drastis

Pajak Hiburan Karaoke di Banyuwangi Naik Drastis
Ketua Pansus Raperda pajak daerah Sofiyandi Susiyadi. (JN)
Spread the love

Banyuwangi-Untuk meningkatkan pendapatan daerah, tarif pajak tempat hiburan dan pajak parkir di Banyuwangi mengalami kenaikan antara 10 hingga 25 persen. Keputusan itu seiring dengan disahkan dan tetapkannya Raperda tentang pajak daerah menjadi Perda yang baru, Senin (15/8/2017) kemarin.

Ketua Pansus pajak daerah Sofiyandi Susiyadi menuturkan, DPRD Banyuwangi telah menuntaskan pembahasan revisi Perda Nomor 2 tahun 2011 tentang pajak daerah. Dalam raperda tersebut, mengamanatkan perubahan tentang setoran pajak daerah dari sektor tempat hiburan dan pajak parkir.

Sejumlah pajak daerah yang dinaikkan berasal dari pajak tempat hiburan. Seperti pajak karaoke keluarga yang awalnya 10 persen, saat ini naik 25 persen. Kenaikan yang sama juga terjadi pada pajak permainan bilyard dan bowling dan pajak usaha tempat hiburan ketangkasan seperti pacuan kuda yang juga naik menjadi 35 persen.

“Pajak usaha panti pijat refleksi dan pusat kebugaran atau fitnes center juga naik sebesar 35 persen,” ujarnya, ditemui Selasa (15/8/2017).

Selain itu lanjut Sofiyandi, sejumlah pajak usaha tempat hiburan lainnya seperti pajak usaha bioskop dan kegiatan konser hiburan dikenakan setoran pajak 20 persen kepada daerah.

Untuk pajak parkir khusus dikenakan tarif 30 persen dari jumlah pembayaran pajak yang diterima pengusaha. Usaha jasa parkir yang dimaksud, adalah usaha parkir khusus yang dikelola sebuah badan usaha. Setiap penyelenggara usaha yang memungut pajak dari pengendara, wajib setor pajaknya sebesar 30 persen kepada daerah.

Kenaikan pajak daerah ini, menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi. Mengingat saat ini, kondisi ekonomi banyuwangi yang mulai meningkat, sudah layak untuk dinaikkan pajaknya.

“Para pengusaha yang tidak membayar pajaknya sesuai ketentuan perda tersebut, akan dikenai sanksi administratif mulai teguran hingga pencabutan ijin usaha,” pungkasnya. (Fir/JN)

Tags:
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan