oleh

10 Gadis Terpedaya Oleh Pria Ini, Sampai Berujung Diranjang

Spread the love

BANYUWANGI – Layanan video call sebuah aplikasi smartphone ternyata mampu memperdaya 10 gadis. Hal itu, ketika A (23), seorang pria asal Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi terbukti menipu para gadis-gadis dengan kondisi telanjang. Selasa (24/03/2020).

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan, sebelum melacarkan aksinya, pelaku sebelumnya telah mempersiapkan aplikasi dalam ponsel pintarnya yang secara otomatis bisa merekam via video call.

Bahkan, para korban tersebut tanpa disadari telah direkam oleh pelaku. Untuk memuluskan aksinya, pelaku memberikan iming iming sejumlah uang hingga jutaan rupiah.

“Awalnya pelaku memberi tawaran 5 juta, namun ketika korban menolak, maka harganya dinaikkan menjadi 10 juta bahkan hingga 15 juta rupiah, sehingga beberapa korban tergiur dengan tawaran tersebut,” kata Arman, pada Selasa (24/3/2020).

Kemudian setelah melakukan bujuk rayuan manis via video call, pelaku justru berubah mengancam para korban akan menyebarkan rekaman video call dalam kondisi bugil tersebut ke media sosial (medsos) jika korbannya menolak disetubuhi.

“Sejauh ini memang baru ada satu korban yang berani mengakui jika dia pernah disetubuhi oleh pelaku karena takut dengan ancaman tersebut,” ujar Arman.

Dalam kasus ini, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB), beberapa ponsel pintar berisi hasil rekaman video call berdurasi 2 menit, 13 detik. Dan 9 menit, 10 detik. Kabel USB, 1 set komputer, selembar surat pernyataan, beberapa bukti screnshoot percakapan whatsapp.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Undang – Undang tentang ITE dan Undang – Undang tentang pornografi dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (Rochman/Rny//JN).