Belasan Orang Tertipu Rekrutmen Palsu Pegawai Bandara Blimbingsari

Belasan Orang Tertipu Rekrutmen Palsu Pegawai Bandara Blimbingsari
Surat berkop PT Angkasa Pura II yang diduga palsu. (Ron/JN)
Spread the love

Banyuwangi-Belasan orang yang tersebar di 4 Kecamatan, yakni Rogojampi, Srono, Muncar, Cluring mengaku menjadi korban penipuan dengan modus rekrutmen pegawai Bandara Blimbingsari. Para korban, ini dijanjikan akan diterima menjadi pegawai Bandara Blimbingsari tanpa melalui tes dengan menyetor sejumlah uang. Nyatanya, rekrutmen itu palsu adanya.

Salah satu orang tua korban, BD mengatakan rekrutmen itu menawarkan beberapa posisi. Diantaranya, sopir, petugas kebersihan, sekretaris dan staf managemen. Para korban yang masih diketahui berjumlah 15 orang itu dimintai sejumlah uang dengan besaran bervariasi sesuai dengan posisi yang diinginkan.

“Sekitar 15 orang yang menjadi korban. Awal kejadiannya awal Mei kemarin. Uang yang disetor antara Rp 4 juta hingga Rp 7 juta. Anak saya sendiri setor Rp 4 juta,” ungkapnya saat dihubungi JurnalNews.com melalui sambungan telepon seluler, Rabu (19/7/2017).

Usai menyetor uang yang diminta pelaku, panggilan untuk bekerja di Bandara Blimbingsari tak kunjung datang. Justru para korban mendapat surat dengan kop surat PT Angkasa Pura II. Didalam surat pertama tertanggal 21 Mei 2017 tertulis pemberitahuan bahwa seluruh calon pegawai angkasa pura magang dipindahkan ke Bandara Djuanda Surabaya (Sidoarjo). Dengan dalih belum siapnya sarana dan prasarana Bandara Blimbingsari.

Beberapa lama datang surat kedua yang intinya, seluruh calon pegawai Angkasa Pura tidak jadi diberangkatkan (magang) ke Bandara Djuanda, karena langsung akan masuk kerja pada tanggal 16 Juni 2017 di Bandara Blimbingsari. Lagi-lagi muncul surat berikutnya yang intinya calon pegawai tidak jadi ditugaskan di Bandara Blimbingsari tapi di Bandara Soekarno-Hatta.

Surat ke empat yang mengtasnamakan PT Angkasa Pura II yang diduga palsu dan bernada ancaman yang diterima korban. (Ron/JN)

Surat ke empat yang mengtasnamakan PT Angkasa Pura II yang diduga palsu dan bernada ancaman yang diterima korban. (Ron/JN)

Surat ketiga itu ternyata bukan yang terkhir. Muncul surat ke empat dengan kop surat yang sama-PT Angkasa Pura II. Surat yang terakhir bermaterai 6000 ini bernada ancaman, bahwa manajemen Angkasa Pura akan menuntut calon pegawai karena akan mengundurkan diri. Langkah itu dianggap penghinaan terhadap PT Angkasa Pura II, dimana seluruh calon pegawai akan didenda Rp 100 juta.

“Kasus ini sempat di mediasi, pelaku berjanji akan mengembalikan uang anak saya pada tanggal 20 Juli ini. Rencananya akan dilaporkan ke polisi kalau tidak ditepati,” pungkasnya. (Ron/JN)

Tags: , , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan