DPRD Banyuwangi Ngotot Porkab Harus Terlaksana

DPRD Banyuwangi Ngotot Porkab Harus Terlaksana
Wakil Ketua DPRD Banyuwangi H. Jony Subagio. (Dok/JN)
Spread the love

Banyuwangi-Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Banyuwangi kian memanas. Penyebabnya, anggaran pelaksanaan yang sebelumnya sempat dijanjikan tidak bisa dialokasikan. Dan ada usulan dari salah Cabor KONI Banyuwangi untuk menggunakan dana pembinaan sebagai pembiayaan Porkab.

Memang sejumlah pihak menginginkan agar prestasi olahraga di Banyuwangi meningkat, tetapi dinikai belum sebanding dengan dukungan yang diberikan. Hal ini terlihat dari perhatian untuk perhelatan event akbar olahraga pertama kalinya, Porkab, yang dinilai masih kurang.

Sedianya, anggaran dukungan yang disodorkan KONI Banyuwangi untuk Porkab Rp 2 miliar. Namun, nampaknya hal itu bakal sulit terealisasi lantaran berbagai hal.

“Defisit keuangan saat ini mencapai Rp 100 Milyar. Sehingga jika anggaran Porkab dipaksakan masuk dalam PAK 2017, maka harus ada pos lain yang jumlah anggarannya harus dikurangi,” ungkap, Kepala BPKAD Banyuwangi Samsudin, Selasa (1/7/2017).

Pihaknya menilai, saat ini tak memiliki solusi atas masalah tersebut. “Jika sudah seperti ini harus ada kesepakatan antara eksutif dengan legislatif,” jelasnya.

Sementara suara dukungan untuk KONI perihal Porkab kencang di legeslatif. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Jony Subagio ngotot agar Porkab harus tetap berjalan. Meskipun terdapat ganjalan di tengah anggaran keuangan yang mengalami defisit tersebut.

“Solusinya, saya dari dewan, KONI dan Dispora akan mengahadap Bupati Banyuwangi mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Sebelumnya salah satu Cabor KONI Banyuwangi yakni IPSI  mencoba untuk menengahi permasalahan tersebut. Ketua IPSI Banyuwangi Guntur Priambodo memberi masukan agar tiap Cabor menggelar kejuaraan masing-masing dalam payung Porkab dengan menggunakan dana pembinaan yang ada.

Menurutnya, Porkab tidak harus berdiri sendiri. Mengingat usulan kegiatan Porkab terbentur dengan divisit anggaran Rp 98 miliar.

“Tidak harus berdiri sendiri Porkab itu. Dalam payung besar itu Porkab, tapi penyelenggaranya masing-masing Cabor. Semisal bola voli yang selama ini ada dana regular dari pemerintah bisa dipakai untuk membikin kejuaraan dalam waktu bersamaan dalam payung besar Porkab. Jadi cabor yang siap saja,” paparnya. (Ito/JN).

Tags: , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan